Pendiri Taliban yang Dirumorkan Tewas Muncul dalam Pesan Suara, Ini Ucapannya

Kompas.com - 13/09/2021, 17:17 WIB
Pemimpin tim perunding Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar melihat deklarasi akhir pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban yang disampaikan di ibu kota Qatar, Doha, pada 18 Juli 2021. AFP PHOTO/KARIM JAAFARPemimpin tim perunding Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar melihat deklarasi akhir pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban yang disampaikan di ibu kota Qatar, Doha, pada 18 Juli 2021.

KABUL, KOMPAS.com - Salah satu pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar muncul dalam pesan suara, setelah dia dirumorkan tewas.

Pekan lalu, Baradar didapuk menjadi wakil perdana menteri di bawah Mullah Mohammed Hassan Akhund, dengan kabar kematiannya viral di media sosial.

Baca juga: Pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar akan Pimpin Pemerintahan Afghanistan

Kabar yang viral di India itu menyebutkan, Baradar tewas karena ditembak saat konflik di istana kepresidenan di antara faksi Taliban.

"Terdapat kabar yang berkembang di media bahwa saya sudah meninggal,," kata Mullah Abdul Ghani Baradar.

Dia berkilah selama beberapa hari dia tengah bepergian, dan menegaskan baik dirinya, keluarga, dan teman-temannya selamat.

"Media selalu mengeluarkan kebohongan. Jangan pernah percaya. Saya 100 persen mengatakan kami baik-baik saja," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir AFP Senin (13/9/2021), kebenaran rekaman tersebut tak bisa diselidiki. Hanya saja Taliban mengunggahnya di situs resmi mereka.

Selain Baradar, Pemimpin Tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada juga pernah dirumorkan tewas selama beberapa tahun.

Tetapi berdasarkan keterangan milisi, dia sudah menginjakkan kaki di Kandahar dua pekan setelah merebut Kabul pada 15 Agustus.

Diskusi online di Pakistan dan Afghanistan menyebutkan, Akhundzada terserang Covid-19 atau terbunuh dalam sebuah pertempuran.

Baca juga: Direktur CIA Diam-diam Bertemu dengan Pendiri Taliban di Ibu Kota Kabul

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.