Kompas.com - 27/08/2021, 07:30 WIB
Korban luka-luka akibat ledakan bom Kabul Afghanistan dirawat di rumah sakit pada Kamis (26/8/2021). Dua pembom bunuh diri dan bersenjata menyerang kerumunan orang di bandara Kabul jelang tenggat waktu evakuasi oleh Amerika Serikat. AP PHOTO/MOHAMMAD ASIF KHANKorban luka-luka akibat ledakan bom Kabul Afghanistan dirawat di rumah sakit pada Kamis (26/8/2021). Dua pembom bunuh diri dan bersenjata menyerang kerumunan orang di bandara Kabul jelang tenggat waktu evakuasi oleh Amerika Serikat.

KABUL, KOMPAS.com - Sebanyak dua bom Kabul Afghanistan yang meledak di luar bandara disebut Amerika Serikat (AS) sebagai serangan kompleks.

Insiden bom Kabul Afghanistan terjadi hanya beberapa jam setelah pejabat Barat mengatakan, intel mereka melaporkan ada rencana bom bunuh diri.

Para pejabat AS dan sekutunya juga mengatakan, mereka mendapat laporan dari intel bahwa pembom bunuh diri yang terkait dengan ISIS-K (Khorasan) mengancam akan menyerang bandara jelang tenggat waktu evakuasi.

Kelompok ini diketahui berselisih dengan Taliban.

Baca juga: UPDATE Bom Bunuh Diri Kabul Afghanistan: 12 Tentara AS Meninggal, 60 Warga Sipil Tewas

Sementara itu juru bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan ada sejumlah korban AS dan warga sipil dalam tragedi bom Kabul Afghanistan.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa ledakan di Abbey Gate adalah hasil dari serangan kompleks yang mengakibatkan sejumlah korban AS & sipil," kata Kirby di Twitter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspadai Varian Omicron, Inggris Kerahkan Tentara untuk Vaksinasi Dosis Ketiga

Waspadai Varian Omicron, Inggris Kerahkan Tentara untuk Vaksinasi Dosis Ketiga

Global
Lagi, Terjadi Penembakan Sekolah AS, Pelaku Siswa Berusia 15 Tahun

Lagi, Terjadi Penembakan Sekolah AS, Pelaku Siswa Berusia 15 Tahun

Global
Di Afrika Selatan, Asal Varian Omicron, Pasien Covid di RS Melonjak 330 Persen

Di Afrika Selatan, Asal Varian Omicron, Pasien Covid di RS Melonjak 330 Persen

Global
Pewaris Takhta Kekaisaran Jepang Geram Putri Mako Terus Diberitakan Buruk

Pewaris Takhta Kekaisaran Jepang Geram Putri Mako Terus Diberitakan Buruk

Global
Peringatan Kepala Mata-mata Inggris: China dan Rusia Berlomba Kuasai Teknologi Kecerdasan Buatan

Peringatan Kepala Mata-mata Inggris: China dan Rusia Berlomba Kuasai Teknologi Kecerdasan Buatan

Global
Pria AS Lakukan Penipuan Dana Bantuan Covid untuk Beli Lamborghini

Pria AS Lakukan Penipuan Dana Bantuan Covid untuk Beli Lamborghini

Global
POPULER GLOBAL: Awal Mula Manusia Merokok | Perbedaan Raja dan Kaisar

POPULER GLOBAL: Awal Mula Manusia Merokok | Perbedaan Raja dan Kaisar

Global
8 Tipe Diplomasi dalam Hubungan Internasional

8 Tipe Diplomasi dalam Hubungan Internasional

Internasional
Pria Anggota ISIS Pingsan di Pengadilan Usai Divonis Penjara Seumur Hidup

Pria Anggota ISIS Pingsan di Pengadilan Usai Divonis Penjara Seumur Hidup

Global
Dua Pasien dengan Varian Omicron Transit di Bandara Singapura

Dua Pasien dengan Varian Omicron Transit di Bandara Singapura

Global
Bos Moderna Sebut Vaksin Saat Ini Kesulitan Lawan Covid-19 Varian Omicron

Bos Moderna Sebut Vaksin Saat Ini Kesulitan Lawan Covid-19 Varian Omicron

Global
Rihanna Dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Negara Republik Baru Barbados

Rihanna Dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Negara Republik Baru Barbados

Global
Presiden Filipina Duterte Akan Mundur, Ini Kandidat Terpopuler Calon Penggantinya

Presiden Filipina Duterte Akan Mundur, Ini Kandidat Terpopuler Calon Penggantinya

Global
Respons Varian Omicron, Inggris Perluas Program Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga untuk Semua Orang Dewasa

Respons Varian Omicron, Inggris Perluas Program Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga untuk Semua Orang Dewasa

Global
Harta Karun 5.600 Koin Perak Romawi Kuno Ditemukan di Sungai Usai Banjir Bandang

Harta Karun 5.600 Koin Perak Romawi Kuno Ditemukan di Sungai Usai Banjir Bandang

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.