Trump Halangi Kemenkeu AS Serahkan Catatan Pajaknya ke Kongres

Kompas.com - 05/08/2021, 11:17 WIB
Foto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix. AP PHOTO/ROSS D FRANKLINFoto pada 24 Juli 2021 memperlihatkan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato tentang berbagai hal kepada para pendukungnya di perkumpulan Turning Point Action, Phoenix.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (4/8/2021), memulai upayanya untuk menghalangi Kementerian Keuangan menyerahkan catatan pajaknya selama bertahun-tahun kepada komite kongres.

Upaya Trump ini disinyalir agar penyelewengan pajaknya tidak terbongkar.

Dalam aduan kepada pengadilan Washington, pengacara Trump keberatan dengan perintah Kementerian Kehakiman pekan lalu, bahwa Kemenkeu harus menyerahkan catatan pajak Trump selama enam tahun.

Baca juga: Trump Terbukti Paksa Plt Jaksa Agung Batalkan Hasil Pilpres AS 2020

Catatan itu diperintahkan untuk diberikan ke House Ways and Means Committe setelah sempat terhenti selama bertahun-tahun, dan sejak lama ditolak Trup untuk dipublikasikan.

Pengacara berpendapat, pada kenyataannya permintaan itu didorong oleh motif politik.

Tujuan dari panel yang dikendalikan Demokrat, menurut keterangan di aduan tersebut, "adalah untuk mengekspos informasi pajak pribadi satu individu - Presiden Trump - untuk keuntungan politik."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Permintaan itu memilih Presiden Trump karena dia adalah seorang Republikan dan lawan politik," tambahnya dikutip dari AFP.

"Mereka dibuat untuk membalas Presiden Trump karena posisi kebijakannya, keyakinan politiknya, dan pidatonya yang dilindungi, termasuk posisi yang dia ambil selama kampanye 2016 dan 2020," katanya.

Halaman:

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.