Banjir Jerman: Sirine Peringatan Modern Mati, Biarawan Bunyikan “Lonceng Badai” Abad Pertengahan

Kompas.com - 27/07/2021, 19:32 WIB
Hujan deras menyebabkan tanah longsor dan banjir di bagian barat Jerman, puing-puing rumah yang runtuh terlihat di distrik Blessem, Erftstadt, Jerman, Jumat, 16 Juli 2021. AP PHOTO/DAVID YOUNGHujan deras menyebabkan tanah longsor dan banjir di bagian barat Jerman, puing-puing rumah yang runtuh terlihat di distrik Blessem, Erftstadt, Jerman, Jumat, 16 Juli 2021.

BERLIN, KOMPAS.com - Penyelidikan terbaru bencana banjir bandang di Jerman bulan ini mengungkap, sistem alarm modern berteknologinya mati dan gagal memberi peringatan.

Namun, seorang biarawan menggunakan sistem lonceng badai abad pertengahan untuk memperingatkan orang-orang akan banjir.

Baca juga: UPDATE Banjir Jerman: 180 Orang Tewas, 150 Hilang, Sirkuit F1 Jadi Pusat Bantuan

The Church Times pada Selasa (27/7/2021) dalam laporannya mengungkapkan sistem peringatan dini modern gagal berfungsi di Beyenburg, saat kota di Jerman pada 14 Juli.

Surat kabar Wuppertaler Rundschau melaporkan Bruder Dirk, seorang anggota Ordo Salib di Biara Steinhaus di Beyenburg, membunyikan lonceng badai untuk memperingatkan orang-orang.

Insider melaporkan dering peringatan lonceng badai abad pertengahan itu akhirnya berhasil "memperingatkan banyak penduduk setempat."

The Church Times melaporkan bahwa lonceng itu telah dipasang sebagai sistem peringatan sejak Abad Pertengahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jerman telah berjuang melawan banjir dahsyat yang telah menewaskan setidaknya 180 orang.

Kanselir Angela Merkel sebelumnya membela sistem peringatan bencana Jerman yang mendapat kritik luas setelah banjir mematikan pertengahan bulan ini.

Berbicara selama kunjungan ke negara bagian Rhine-Westphalia Utara yang dilanda banjir pada Selasa (20/7/2021), Merkel mengeklaim Jerman memiliki "sistem peringatan yang sangat baik".

Namun dia menjanjikan tinjauan menyeluruh tentang peringatan bencana "apa yang berhasil dan apa yang tidak berhasil" setelah bencana alam tersebut.

Baca juga: Reporter TV Jerman Dipecat Setelah Tertangkap Kamera Warga Hanya Berpura-pura Bantu Banjir

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.