Kompas.com - 17/06/2021, 07:02 WIB
Momen mencengangkan terekam kamera ketika seorang pria dengan santai menarik granat saat terjadi perkelahian di Ukraina. 
NEWSDOGMEDIA via DAILYMAILMomen mencengangkan terekam kamera ketika seorang pria dengan santai menarik granat saat terjadi perkelahian di Ukraina.

KIEV, KOMPAS.com - Momen mencengangkan terekam kamera ketika seorang pria dengan santai menarik granat saat terjadi perkelahian di Ukraina.

Daily Mail pada Rabu (16/6/2021) melaporkan tindakannya itu menyebabkan ledakan yang menyebabkan lima orang terluka.

Baca juga: Bermain Granat, 3 Anak Tewas dan 2 Luka-luka

Dalam rekaman kejadian, kedua pria itu terlihat sedang bertengkar sengit di depan teman-teman mereka di luar sebuah toko.

Salah satu pria mendaratkan dua pukulan pada yang lain, menyebabkan pelaku tersandung ke belakang.

Namun dalam pembalasan yang mengejutkan atas pukulan itu, pria itu kemudian terlihat dengan tenang menarik granat tangan dari sakunya sebelum menjatuhkannya ke tanah.

Kelompok itu, termasuk pria yang merekam, terlihat berlarian ke jalan di sekitarnya sebelum granat meledak, menyalakan alarm mobil dan melukai lima orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Insiden yang mengganggu dikatakan telah terjadi pada 8 Juni di Gagarin Avenue di Kharkiv, sebuah kota yang ditemukan di timur laut Ukraina.

Menurut laporan media lokal, lima orang terluka selama ledakan granat tangan tersebut. Termasuk di antara korban adalah dua orang yang berusia enam belas dan tujuh belas tahun.

Polisi setempat mengatakan bahwa penyerang telah ditahan.

Baca juga: Pemilu Meksiko Berlangsung Keras, Kepala Manusia dan Granat Dilempar ke TPU

Di Ukraina, hukuman untuk penggunaan granat bisa berkisar dari 10 hingga 15 tahun penjara hingga penjara seumur hidup.

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Kisah Misteri: Bagaimana George HW Bush Lolos dari Kanibalisme Jepang dalam Perang Dunia II

Global
Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Demo Thailand: Apakah Reformasi Monarki yang Dituntut Demonstran Bisa Terwujud?

Global
Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Kisah Putu Pendit, Doktor Perpustakaan yang Tak Dapat Tempat di Indonesia

Global
Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Inggris Sumbang 100 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Seluruh Dunia, Indonesia Termasuk

Global
Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Truk Ngebut Tabrak Bus Mogok, 18 Buruh Tewas di India

Global
Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Miliader Sun Dawu Dihukum Penjara 18 Tahun Setelah Vokal Lawan Pemerintah China

Global
Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Tsunami Kecil Melanda Usai Gempa Alaska, Peringatan Bahaya Dicabut

Global
Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Ilmuwan Peringatkan China Tingkatkan Kapasitas Nuklirnya

Global
Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya 'Jauh dari Target'

Sumbangan Vaksin Covid-19 Negara Kaya "Jauh dari Target"

Global
Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Kekaisaran Jepang Alami Krisis Ahli Waris, Usulan Wanita Naik Takhta Ditolak

Global
AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi 'Negara Pariah' jika Taliban Berkuasa

AS Peringatkan Afghanistan Akan Jadi "Negara Pariah" jika Taliban Berkuasa

Global
Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Makin Terjepit, PM Malaysia Didesak Mundur oleh Sekutu dan Raja

Global
Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
komentar
Close Ads X