Kompas.com - 13/06/2021, 16:11 WIB
Tangkapan layar dari video kawanan gajah liar yang rebahan untuk istirahat di hutan pinggiran kota Kunming, provinsi Yunnan, China, pada Senin (7/6/2021). YOUTUBE CCTV VIDEO NEWS AGENCYTangkapan layar dari video kawanan gajah liar yang rebahan untuk istirahat di hutan pinggiran kota Kunming, provinsi Yunnan, China, pada Senin (7/6/2021).

BEIJING, KOMPAS.com - Sekelompok gajah di China yang dikenal sebagai "pengembara", pada Sabtu (12/6/2021), terlihat lagi di Kota Shijie, Kota Yuxi, dan pinggiran Kota Kunming.

Dilansir AP, sekelompok gajah ini menjadi fenomenal karena beberapa waktu lalu, mereka bergerak dalam satu rombongan meninggalkan suaka margasatwa di barat daya Provinsi Yunnan, menuju barat daya.

Saat ini, belasan gajah dilaporkan terlihat kembali, dengan seekor gajah jantan yang memisahkan diri dari kawanannya.

Baca juga: Perjalanan Terjauh, 15 Gajah Menempuh 500 Kilometer Membelah China

Kelompok itu sudah berjalan sejauh 500 kilometer ke utara, tepatnya menuju pinggiran ibu kota provinsi Kunming.

Pihak berwenang setempat menyatakan, arah perjalanan mereka bisa menjadi pertanda baik.

Gajah-gajah ini diharap bisa dibawa kembali ke rumah asli mereka di Prefektur Otonomi Xishuangbanna Dai, yang berlokasi di barat daya Kunming.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kawanan Gajah Liar Kabur dari Cagar Alam dan Serbu Jalanan Kota di China


 

Pihak berwenang juga berusaha terus menjaga jarak antara mereka dan penduduk setempat.

Caranya, dengan memblokir akses ke desa-desa dan berusaha memancing mereka pergi dengan taburan makanan.

Meski begitu, 15 kawanan gajah dikabarkan sudah menyerbu laham pertanian, berjalan-jalan di kota, dan mencari makanan ringan di desa-desa, bahkan rumah jompo.

Baca juga: Kawanan Gajah Lari dari Cagar Alam, seperti Ini Jejak yang Ditinggalkan Sepanjang 500 Kilometer


Semua gajah ini, dilaporkan sehat dan tidak ada orang yang terluka saat tak sengaja berpapasan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Unik Warga Australia Makan Mi Instan, dari Lauk Pizza hingga Dicampur Krim

Cara Unik Warga Australia Makan Mi Instan, dari Lauk Pizza hingga Dicampur Krim

Global
Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit 'Tak Usah Takut Covid-19'

Menkes Inggris Minta Maaf soal Twit "Tak Usah Takut Covid-19"

Global
Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Kekurangan Warga, Kota Ini Tawarkan Rumah Gratis dan Pekerjaan agar Orang Mau Datang

Global
Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Anak Kembar Usia 5 Tahun Dinikahkan, Orangtuanya Percaya Mereka Reinkarnasi Sepasang Kekasih

Global
Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Tergantungnya Warga AS pada AC: Makin Dingin Ruangan, Makin Panas Bumi

Global
SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

SpaceX Menangkan Kontrak NASA, Akan Jalankan Misi ke Bulan Jupiter

Global
Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
komentar
Close Ads X