Kompas.com - 13/06/2021, 14:28 WIB
Seorang wanita Mongolia menjalani eksekusi immurement, circa 1913. WIKIMEDIA COMMONS/Stéphane PassetSeorang wanita Mongolia menjalani eksekusi immurement, circa 1913.

KOMPAS.com - Semakin kejam, semakin menyiksa. Semakin kesulitan menuju ajal, semakin menggembirakan.

Begitulah nuansa eksekusi mati yang banyak dilakukan di awal abad 20. Termasuk metode immurement, yang seolah membiarkan si pesakitan "menikmati" proses menuju ajal.

Dalam metode ini, terpidana mati dimasukan ke ruangan kecil yang hanya cukup untuk tubuhnya.

Mereka kemudian ditutup--dan dilupakan begitu saja.

Baca juga: 7 Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa Zaman Sejarah

Ini membuat terpidana mati akan tewas perlahan. Dehidrasi, kelaparan, dan kehabisan nafas jadi penyebab utamanya.

Konon, dalam sejarahnya, pernah ada seorang wanita di Mongolia yang disiksa memakai metode ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan dikurung dalam ruangan kecil berdinding tembok seperti yang dipraktikan pada zaman Romawi Kuno, tapi dimasukan dalam kotak kayu yang hanya menyisakan lubang selebar leher.

Wanita itu dibiarkan mati kelaparan dan dehidrasi di bawah terik matahari. Tubuhnya akan mengalami gejolak luar biasa. Kering kerontang, tak bisa lagi bertahan.

Kematian, cepat atau lambat, pasti akan datang. Diiringi dengan penderitaan tiada tara yang tak tertahankan.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Eksekusi Mati Joan of Arc

Immurement memang dikenal amat menyiksa. Selain memakai tembok cor dan kotak kayu, ada pula yang memakai peti mati.

Halaman:

Sumber wikipedia
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Wanita Influencer China Meninggal Usai Sedot Lemak, Kliniknya Dituduh Malpraktik

Global
Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Reporter Berita di Rochester AS Dilecehkan Pria saat Laporan Langsung

Global
Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Covid-19: Apakah AS Mendanai Penelitian Virus Paling Berbahaya di Wuhan?

Global
Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Seorang Eks Profesor Disidang karena Kirim Surat Ancaman ke Dirinya Sendiri

Global
Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Kongres Gagal Ganti Biaya Pengamanan Capitol, Garda Nasional Batalkan Pelatihan

Global
Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Kisah Teori Konspirasi Vaksinasi Covid-19 AS yang Pengaruhi Keutuhan Rumah Tangga

Global
Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Menunggu Jadwal Hukuman Mati, Pembunuh Berantai Ini Meninggal di Rumah Sakit

Global
Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Sejumlah Pejabat Inggris Yakini Kentut Juga dapat Sebarkan Covid-19

Global
Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Viral Video Cara Unik Dokter Suntik Balita Tanpa Buat Mereka Menangis

Global
Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Dianggap Tak Becus Tangani Covid-19, Presiden Brasil Didemo dan Dituntut Mundur

Global
Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Polisi Australia Buru Ribuan Demonstran Anti-Lockdown

Global
AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

AstraZeneca Akan Produksi Lebih Banyak Vaksin Covid-19 untuk Asia Tenggara

Global
Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Istri Sempat Ditukar Narkoba sebelum Dibunuh, Koki Ini Ditangkap

Global
Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Perangkat Terserang Ransomware? Inilah yang Harus Segera Dilakukan

Global
Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Mati Terdampar di Pantai, Ikan Langka Seberat 45 Kg Ini Diawetkan

Global
komentar
Close Ads X