Wanita di Afrika Selatan Mengandung 10 Anak Kembar Pertama di Dunia

Kompas.com - 09/06/2021, 18:28 WIB
Gosiame Thamara Sithole (kiri) yang melahirkan 10 anak dan suami, Tebogo Tsoetsi (kanan). [SS/TOUTUBE/THENJIWE TV] SS/YOUTUBE/THENJIWE TVGosiame Thamara Sithole (kiri) yang melahirkan 10 anak dan suami, Tebogo Tsoetsi (kanan). [SS/TOUTUBE/THENJIWE TV]

PRETORIA, KOMPAS.com - Wanita Afrika Selatan mengandung 10 anak kembar di perutnya yang menggembung besar dan menjadi kelahiran terbesar di dunia.

Gosiame Thamara Sithole (37 tahun) mengandung 10 anak kembar, 7 laki-laki dan 3 perempuan, yang dilahirkan di rumah sakit di Pretoria, ibu kota Afrika Selatan pada Senin (7/6/2021) malam waktu setempat, menurut cerita suaminya.

Namun, pemerintah Afrika Selatan mengatakan belum menemukan catatan kelahiran tersebut, seperti yang dilansir dari Daily Mail pada Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Wanita Ini 5 Kali Hamil dan Melahirkan Supaya Tidak Masuk Penjara

Direktur jenderal departemen komunikasi pemerintah Phumla Williams bertanya kepada publik dan memberikan tag kepada media IOL dalam tweet yang meminta informasi lebih lanjut.

"Kami perlu memverifikasi cerita ini dan barang kali dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan," tulis Williams dalam Twitter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mzwandile Masina, Wali kota Ekurhuleni, daerah pasangan itu tinggal juga mengatakan mereka mencoba mencaritahu rumah dari pasangan itu, tetapi belum ketemu.

Tebogo Tsoetsi, suami dari Sithole mengatakan kepada wartawan bahwa istrinya melahirkan anak decuplet pada Senin (7/6/2021) malam waktu setempat.

Tsoetsi yang saat ini masih tidak memiliki pekerjaan mengungkapkan rasa senang dan tersentuh atas kelahiran anak-anaknya.

Sementara ini, Daily Mail Online tidak dapat memverifikasi kelahiran anak kembar 10 secara independen, karena nama rumah sakit tempat kelahirannya belum dipublikasikan.

Baca juga: Tidak Terlihat di USG, Wanita Ini Melahirkan 9 Bayi Sekaligus

Menurut Pretoria News pada Senin (7/6/2021) malam waktu setempat, Tsoetsi berkata, "Ini 7 laki-laki dan 3 perempuan. Dia hamil 7 bulan 7 hari."

"Saya senang. Saya emosional. Saya tidak bisa bicara banyak," ucapnya.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar yang sama sebelum kelahiran, Sithole, yang merupakan manajer sebuah toko mengatakan dokter awalnya mengatakan kepadanya bahwa dia hamil 6 anak kembar.

Namun, diagnosisnya berubah menjadi 8 setelah pengecekan lanjutan. Namun, proses persalinan dokter mendapati ada 2 bayi lainnya.

Sithole mengatakan dia mengalami kesulitan yang luar biasa selama kehamilan. Ia mengalami morning sickness sejak dini, setelah itu ia mengalami rasa sakit di kakinya.

Baca juga: Ibu yang Melahirkan 9 Bayi Sekaligus Sempat Hampir Mati karena Kehabisan Darah

Sementara itu, Tsoetsi mengungkapkan bahwa awalnya dia tidak percaya istrinya hamil 6 anak kembar, ia berpikir itu tidak mungkin secara medis.

"Tetapi setelah saya mengetahui bahwa hal-hal ini benar-benar terjadi, dan melihat catatan medis istri saya, saya menjadi bersemangat. Saya tidak sabar untuk menggendong mereka," katanya saat itu.

Kondisi anak-anak setelah kelahiran tidak dijelaskan oleh Pretoria News, media pertama yang melaporkan kasus kehamilan besar tersebut.

Anak-anak dari kehamilan ganda yang ekstrem seperti itu hampir selalu lahir dengan berat badan kurang dan seringkali dapat kekurangan gizi, karena tubuh ibu berjuang untuk menyediakan nutrisi bagi begitu banyak bayi.

Kasus kematian bayi juga tidak jarang terjadi, setelah kelahiran kembar yang besar.

Kasus Sithole muncul hanya sebulan setelah kelahiran bayi kembar 9 pertama di dunia terjadi di Maroko dari wanita Mali bernama Halima Cisse.

Baca juga: Kehilangan Anak karena Tumor Otak, Wanita Ini Melahirkan Lagi Saat Berusia 57 Tahun

Cisse (25 tahun) dari Timbuktu, dibawa ke rumah sakit di ibu kota Mali, Bamako pada Maret, untuk dicek kesehatannya sebelum diterbangkan ke Maroko untuk dirawat di rumah sakit spesialis setelah presiden negara itu turun tangan.

Sembilan anak Cisse terdiri dari 5 perempuan dan 4 laki-laki. Ia diduga bisa hamil anak kembar 9 karena melakukan perawatan kesuburan.

Kasus nonuplet atau kembar 9 pertama yang tercatat terjadi di Sydney pada 1970-an, meskipun sayangnya tidak ada bayi yang selamat, menurut The Independent.

Pada Januari 2009, Nadya Suleman dijuluki Octomum karena melahirkan anak kembar 8, yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 2 perempuan di sebuah rumah sakit di California.

Semua lahir dengan selamat, dan baru-baru ini merayakan ulang tahun ke-12 mereka.

Suleman masih merupakan pemegang rekor dunia resmi untuk kelahiran hidup terbesar.

Bayi-bayi itu adalah hasil dari perawatan IVF, yang lahir lahir prematur 9 minggu lebih cepat melalui operasi caesar.

Baca juga: Melahirkan di Usia 64 Tahun, Anak Kembar dari Wanita Ini Diambil Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.