Ayah Kritikus Belarus yang Ditahan dari Ryanair Beberkan Bukti Anaknya Dipaksa Buat Video Pengakuan

Kompas.com - 25/05/2021, 12:29 WIB

WARSAWA, KOMPAS.com - Ayah dari jurnalis kritikus Belarus yang ditahan, Roman Protasevich, menyebut putranya dipaksa membuat video pengakuan bahwa dia mengorganisir demo anti-pemerintah dan tampaknya dipukuli.

Roman Protasevich ditangkap setelah otoritas Belarus mendaratkan paksa pesawat yang ditumpanginya di ibu kota Minsk pada Minggu (23/5/2021).

Protasevich (26) yang tinggal di Lituania tampil dalam sebuah video pada Senin (24/5/2021), yang mengaku berperan dalam demo anti-pemerintah di Minsk tahun lalu.

Baca juga: Kritikus Belarus yang Ditahan dari Pesawat Ryanair, Tampil di TV Mengaku Melakukan Kejahatan

Ayahnya, Dzmitry Protasevich, melihat video itu dari rumahnya di Polandia dan yakin itu bukan pengakuan murni.

"Saya rasa dia dipaksa. Itu bukan kata-katanya, bukan intonasi pidatonya, dia sangat diam dan Anda bisa lihat dia gugup."

"Kemungkinan besar hidungnya patah, karena bentuknya berubah dan ada banyak bedak di bagian depannya, semua sisi kiri wajahnya ada bedak, ada beberapa yang berminyak di sisi kiri."

"Dan itu bukan bungkus rokoknya di atas meja, dia bukan merokok yang itu. Jadi saya pikir dia mungkin dipaksa melakukannya," terangnya dikutip dari Sky News.

Baca juga: Dituduh “Bajak” Pesawat Ryanair, Pemerintah Belarus Banjir Kecaman

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.