Menlu Rusia Peringatkan Barat: Arktik Tanah Kami, Perairan Kami

Kompas.com - 18/05/2021, 14:12 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam konferensi pers di Moskow, pada 5 Mei 2021. AFP PHOTO/ALEXANDER ZEMLIANICHENKOMenteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam konferensi pers di Moskow, pada 5 Mei 2021.

MOSKWA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempertaruhkan klaim di Kutub Utara, pada Senin (17/5/2021).

Peringatan itu memperjelas persaingan global atas kawasan, yang semakin lebih mudah diakses sebagai dampak buruk dari pemanasan global.

Baca juga: Misteri 7 Tahun Lubang Neraka Siberia di Lingkaran Arktik Rusia

Komentar Lavrov muncul menjelang pertemuan tingkat menteri Dewan Arktik yang terdiri dari Rusia, Amerika Serikat (AS), Kanada, Norwegia, Denmark, Swedia, Finlandia, dan Islandia pada Rabu dan Kamis di Reykjavik.

"Sudah sangat jelas bagi semua orang sejak lama bahwa ini adalah wilayah kami, ini tanah kami," tegas Lavrov pada konferensi pers di Moskwa.

"Kami bertanggung jawab untuk memastikan pantai Arktik kami aman," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena perubahan iklim membuat Kutub Utara lebih mudah diakses, minat global terhadap sumber daya alam kawasan, rute navigasi dan posisi strategisnya semakin tumbuh di antara anggota Dewan Arktik serta China.

Dalam pidatonya bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memperingatkan bahwa Rusia "mengeksploitasi perubahan ini untuk mencoba melakukan kontrol atas ruang baru," termasuk melalui modernisasi pangkalan.

AS juga menyoroti kehadiran China yang semakin meningkat di kawasan tersebut.

Pada Senin (17/5/2021), dia menyambut baik rencana Denmark untuk meningkatkan kehadiran militernya di Greenland dan Atlantik Utara.

Nilai investasinya diperkirakan senilai 245 juta dollar AS (Rp 3,5 triliun), yang ditujukan untuk kebutuhan drone pengintai dan stasiun radar di Kepulauan Faroe.

Baca juga: Orang Rusia di Murmansk Arktik Sambut Matahari Terbit Pertama Tahun 2021

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Global
Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Global
Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Global
Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Global
Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Global
Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Global
Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Global
Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Global
komentar
Close Ads X