Tak Mampu Beli Masker, Pria Ini Pakai Sarang Burung

Kompas.com - 23/04/2021, 14:26 WIB
Mekala Kurmayya, seorang pria di Telangana, India, yang menjadi viral karena memakai sarang burung sebagai masker. TWITTER/REVATHI via India.comMekala Kurmayya, seorang pria di Telangana, India, yang menjadi viral karena memakai sarang burung sebagai masker.

MAHABUDNAGAR, KOMPAS.com - Di saat gelombang kedua Covid-19 menyerang India, pakar sudah meminta agar publik menegakkan protokol kesehatan.

Di antaranya memakai masker, menjaga jarak, dan membawa hand sanitizer. Namun ada juga orang yang tak mampu membeli.

Seperti seorang pria di Telangana, yang terpaksa memakai penutup mulut dan hidung dari sarang burung.

Baca juga: 81 Persen Warga Dewasa Sudah Divaksin, Israel Cabut Kewajiban Pakai Masker

Mekala Kurmayya, dari Chinnamunugal Chad, awalnya datang ke kantor distrik untuk mengambil uang pensiun.

Namun, dia ditolak masuk karena tak bermasker. Jadi dia pulang dan kembali dengan memakai sarang burung.

Dilansir India.com Jumat (23/4/2021), kemunculan Kurmayya dengan masker unik itu mengagetkan banyak orang.

Pengguna Twitter bernama Revathi mengunggah foto Kurmayya yang tetap "bermasker" meski bahannya berbeda.

"Memang bukan yang terbaik. Tetapi setidaknya dia mencoba. Pemerintah harusnya membagikan masker ke yang tidak mampu," kata Revathi.

Sementara di twit kedua, Revathi meminta publik India, yang bisa membeli penutup mulut dan hidung, untuk belajar dari Kurmayya.

"Bermaskerlah jika Anda mempu membelinya. Belilah satu lagi bagi mereka yang tidak mampu," kata Revathi.

Saat ini, "Negeri Bollywood" tengah dihantam gelombang kedua Covid-19 yang jauh lebih mematikan.

Ratusan ribu kasus dilaporkan tiap hari, dengan jumlahnya terus meningkat dan semakin mengkhawatirkan.

Baca juga: Jokowi ke Korban Bencana NTT: Hati-hati Protokol Kesehatan, Semua Pakai Masker

Baca tentang

Sumber india.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam 'Russophobia' dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam "Russophobia" dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Global
Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Global
Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Global
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Global
China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Global
Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Global
Di Tempat Inilah Wahana Ruang Angkasa yang Mati 'Dikuburkan'

Di Tempat Inilah Wahana Ruang Angkasa yang Mati "Dikuburkan"

Global
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintah Bayangan sebagai Teroris

Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintah Bayangan sebagai Teroris

Global
Muncul Bukti Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Jenderal Top Iran

Muncul Bukti Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Jenderal Top Iran

Global
Kronologi Roket China Long March 5B Jatuh di Samudra Hindia, Dunia Sempat Tegang

Kronologi Roket China Long March 5B Jatuh di Samudra Hindia, Dunia Sempat Tegang

Global
Corona India Update: 4.000 Kematian 2 Hari Berturut-turut

Corona India Update: 4.000 Kematian 2 Hari Berturut-turut

Global
Korban Tewas Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan Bertambah Jadi 50 Orang

Korban Tewas Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan Bertambah Jadi 50 Orang

Global
komentar
Close Ads X