Kompas.com - 16/04/2021, 17:49 WIB
Kapal AL Ukraina yang disita Rusia terlihat di pelabuhan Kerch, Crimea, Senin (26/11/2018). STR/AFPKapal AL Ukraina yang disita Rusia terlihat di pelabuhan Kerch, Crimea, Senin (26/11/2018).

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia dilaporkan menutup Selat Kerch guna mencegah kapal perang negara lain mendekati Ukraina.

Kabar itu muncul di tengah ketegangan dua negara, di mana Kremlin memobilisasi puluhan ribu tentara ke perbatasan.

Mobilisasi ini terjadi di tengah tujuh tahun invasi "Negeri Beruang Merah" yang mencaplok Semenanjung Crimea.

Baca juga: Tegang dengan Ukraina, Rusia Tank Catnya dengan Garis Invasi

Moskwa memutukskan memblokir Selat Kerch, setelah Presiden AS Joe Biden sempat mengancam bakal mengirim kapal perang, namun akhirnya batal.

Kabar itu dibenarkan Kementerian Luar Negeri Rusia, yang menuturkan pemblokiran berlaku untuk semua armada asing.

Rusia sudah memperingatkan AS untuk tidak coba-coba mengarahkan armada lautnya ke kawasan Laut Hitam.

Mereka mengatakan seperti dikutip The Sun Kamis (15/4/2021), segala bentuk pengerahan hanya akan ditanggapi dengan lebih serius oleh Kremlin.

Kepada Politico, sumber di Gedung Putih menuturkan mereka batal memberangkatkan kapal karena tak ingin makin memanaskan tensi.

Meski begitu, Pentagon sudah menyatakan potensi Rusia menginvasi Ukraina "risikonya dari rendah ke medium" dalam beberapa pekan mendatang.

Dr Jade McGlynn, direktur peneliti di Henry Jackson Society berujar, potensi invasi itu muncul karena Rusia ingin mengembalikan "status adidaya mereka".

McGlynn menjelaskan, Presiden Vladimir Putin kemungkinan hanya mengetes negara Barat daripada mengumumkan perang sungguhan.

"Putih hendak mengatakan ke Biden agar jangan berani-berani meremehkan mereka, karena Rusia adalah negara kuat," jelas McGlynn.

Baca juga: Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu


Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X