Kompas.com - 16/04/2021, 17:46 WIB
Foto yang dirilis pada 9 April 2019 oleh kantor kepresidenan Iran, menampilkan Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran. AFP PHOTO / HANDOUTFoto yang dirilis pada 9 April 2019 oleh kantor kepresidenan Iran, menampilkan Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran.

TEHERAN, KOMPAS.com – Iran mengeklaim bahwa pihaknya berhasil memperkaya uranium hingga 60 persen.

Klaim tersebut disampaikan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melalui Twitter pada Jumat (16/4/2021) sebagaimana dilansir The National.

Baca juga: Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Dia mengatakan bahwa pukul 12.40 malam, ilmuwan-ilmuwan Iran yang muda memperoleh 60 persen produk uranium yang diperkaya.

Sebelumnya, pada Selasa (13/4/2021), Iran menyatakan telah mulai memperkaya uranium ke tingkat kemurnian 60 persen.

Pernyataan pada Selasa itu dikeluarkan setelah fasilitas nuklir Iran, Natanz, mengalami insiden yang diduga karena serangan siber.

Iran menyalahkan Israel atas insiden di Natanz. Insiden itu membuat jaringan listrik padam.

Baca juga: Iran Klaim Fasilitas Nuklir Natanz Disabotase, Pelakunya Disebut Israel

Listrik yang padam mengakibatkan kerusakan pada alat centrifuge yang digunakan untuk memperkaya uranium.

Kepala negosiator negara itu, Abbas Araghchi, mengonfirmasi eskalasi yang ada menjelang negosiasi terbaru mengenai kesepakatan nuklir 2015 di Wina, Austria.

Iran menuntut AS mencabut semua sanksi sebelum pihaknya kembali ke kesepakatan nuklir. Washington, di sisi lain, menuntut Iran kembali ke kesepakatan sebelum mencabut sanksi.

Di bawah kesepakatan nuklir 2015, Iran seharusnya berkomitmen untuk membatasi pengayaan uranium hanya sampai 3,67 persen.

Baca juga: Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X