Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Lelucon April Mop yang Mengubah Hari Penuh Canda Jadi Bencana

Kompas.com - 01/04/2021, 14:46 WIB
Bernadette Aderi Puspaningrum

Penulis

KOMPAS.com - April Fools's Day atau April Mop yang diperingati pada 1 April ternyata tidak melulu mengundang tawa, walau secara luas dikenal warga dunia sebagai hari untuk mengumbar kebohongan.

Menurut tradisi, khusus tanggal ini kabar bohong “seolah mendapat toleransi” atau dimaklumi sebagai sebuah lelucon biasa.

Beberapa sejarawan berspekulasi bahwa April Mop berasal dari tahun 1582. Tepatnya ketika Perancis beralih dari kalender Julian ke kalender Gregorian. Peralihan itu mengubah penetapan tahun baru ke 1 Januari, dari sebelumnya pada 1 April.

Orang-orang yang lamban mendapatkan berita itu, terus merayakan tahun baru selama minggu terakhir bulan Maret hingga 1 April. Mereka menjadi bahan lelucon dan disebut “April fools”.

Dalam perkembangannya, beberapa orang menyukai tanggal ini untuk melemparkan lelucon. Tapi bayak juga yang khawatir lelucon itu menjadi bumerang bagi orang lain.

Masalahnya setelah tradisi ini diagungkan berabad-abad lalu, tak jarang sejumlah orang merayakan hari ini secara ekstrem atau kelewatan.

Insider melaporkan sejumlah lelucon-lelucon yang dianggap gagal dalam perayaan April Mop. Bukannya mengundang tawa, kebohongan-kebohongan ini justru memunculkan amarah, kepanikan, bahkan bencana. 

Baca juga: [UNIK GLOBAL] Dari Pantat Pria Thailand Keluar Cacing Pita 17 Meter | Pencuri Ketiduran Saat Beraksi di Rumah Polisi

1. Bercanda Soal Akhir Dunia

Franklin Institute sebuah museum sains di Philadelphia pada 1940 mengeluarkan siaran pers mengerikan.

"Ketakutan terburuk Anda bahwa dunia akan berakhir dikonfirmasi oleh astronom Franklin Institute, Philadelphia,” tulis rilis yang disampaikan oleh juru bicara museum, William Castellini.

Lebih lanjut rilis itu mengatakan ilmuwan telah meramalkan bahwa dunia akan berakhir pukul 15.00 waktu setempat (besok). “Ini bukan lelucon April Mop," tambah pemberitahuan itu.

Kabar itu sontak menyebarkan teror massal di Philadelphia. Saluran darurat dibanjiri soal kabar akhir dunia itu.

Kabar yang membuat heboh itu membuat Castellini dipecat dari posisinya. Sebab ternyata, siaran pers itu hanyalah promosi anehnya untuk pertunjukan mendatang museum tentang kiamat kosmik.

Baca juga: [UNIK GLOBAL] Mahasiswa Indonesia dapat Golden Ticket American Idol | Macan dan Anjing 7 Jam Terjebak Bersama di Toilet

2. Peringatan bahaya

Pada 2014, Angela Timmons diduga mengirim pesan mengejutkan kepada putrinya. Dia mengaku mendengar suara tembakan di kampus tempatnya bekerja.

Putri Angela tidak dapat menghubungi ibunya setelah itu. Menurut New York Daily News, dia lalu menelpon 911.

Polisi muncul di Sekolah Tinggi Virginia di Spartanburg County segera hanya berselang beberapa menit, dari laporan ancaman tersebut. Tetapi mereka tidak menemukan apa pun.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

3 Warisan Dokumenter Indonesia Masuk Daftar Memori Dunia UNESCO

3 Warisan Dokumenter Indonesia Masuk Daftar Memori Dunia UNESCO

Global
Israel Kirim 200.000 Liter Bahan Bakar ke Gaza Sesuai Permintaan

Israel Kirim 200.000 Liter Bahan Bakar ke Gaza Sesuai Permintaan

Global
China Buntuti Kapal AS di Laut China Selatan lalu Keluarkan Peringatan

China Buntuti Kapal AS di Laut China Selatan lalu Keluarkan Peringatan

Global
AS Kecam Israel karena Pakai Senjatanya untuk Serang Gaza

AS Kecam Israel karena Pakai Senjatanya untuk Serang Gaza

Global
9 Negara yang Tolak Dukung Palestina Jadi Anggota PBB di Sidang Majelis Umum PBB

9 Negara yang Tolak Dukung Palestina Jadi Anggota PBB di Sidang Majelis Umum PBB

Global
Jumlah Korban Tewas di Gaza Dekati 35.000 Orang, Afrika Selatan Desak IJC Perintahkan Israel Angkat Kaki dari Rafah

Jumlah Korban Tewas di Gaza Dekati 35.000 Orang, Afrika Selatan Desak IJC Perintahkan Israel Angkat Kaki dari Rafah

Global
Rangkuman Hari Ke-807 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Angkat Lagi Mikhail Mishustin | AS Pasok Ukraina Rp 6,4 Triliun

Rangkuman Hari Ke-807 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Angkat Lagi Mikhail Mishustin | AS Pasok Ukraina Rp 6,4 Triliun

Global
ICC Didesak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

ICC Didesak Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

Global
143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB, AS dan Israel Menolak

143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota PBB, AS dan Israel Menolak

Global
AS Akui Penggunaan Senjata oleh Israel di Gaza Telah Langgar Hukum Internasional

AS Akui Penggunaan Senjata oleh Israel di Gaza Telah Langgar Hukum Internasional

Global
[POPULER GLOBAL] Netanyahu Tanggapi Ancaman Biden | Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza Gagal

[POPULER GLOBAL] Netanyahu Tanggapi Ancaman Biden | Pembicaraan Gencatan Senjata Gaza Gagal

Global
Saat Dokter Jantung Ladeni Warganet yang Sebut Non-Perokok sebagai Pecundang...

Saat Dokter Jantung Ladeni Warganet yang Sebut Non-Perokok sebagai Pecundang...

Global
Agungkan Budaya Gila Kerja, Petinggi Mesin Pencari Terbesar China Malah Blunder

Agungkan Budaya Gila Kerja, Petinggi Mesin Pencari Terbesar China Malah Blunder

Global
Karyawan Ini Nekat Terbang Sebentar ke Italia demi Makan Pizza, Padahal Besok Kerja

Karyawan Ini Nekat Terbang Sebentar ke Italia demi Makan Pizza, Padahal Besok Kerja

Global
Warga Israel Bakar Kompleks Gedung UNRWA di Yerusalem Timur

Warga Israel Bakar Kompleks Gedung UNRWA di Yerusalem Timur

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com