Bersiaplah, Dangdut Akan Membuat New York Berjoget Sambil Ngopi

Kompas.com - 01/03/2021, 16:19 WIB
Musisi dangdut Rhoma Irama (kiri) tampil bersama grup dangdut asal Amerika 'Dangdut Cowboys' pimpinan Andrew Weintraub (kanan), saat Konser Dangdut Mendunia di stasiun televisi swasta nasional, Jumat (15/3/2019). ANTARA FOTO/ZARQONI MAKSUMMusisi dangdut Rhoma Irama (kiri) tampil bersama grup dangdut asal Amerika 'Dangdut Cowboys' pimpinan Andrew Weintraub (kanan), saat Konser Dangdut Mendunia di stasiun televisi swasta nasional, Jumat (15/3/2019).

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - New York Amerika Serikat (AS) tak lama lagi akan kedatangan "tamu spesial" yakni kopi Indonesia bersama lantunan musik dangdut.

Mei tahun ini Forum Indonesia Dangdut Coffee House (IDCH) akan membuka Dangdut Cafe di New York.

Nantinya Dangdut Cafe akan menyajikan musik dangdut dan kopi-kopi terbaik Nusantara ke "Negeri Paman Sam".

Baca juga: Penyanyi Dangdut Ini Tipu Sesama Biduan Senilai Rp 450 Juta dengan Modus Investasi

Peluncuran Dangdut Cafe ini diadakan pada Jumat (26/2/2021) melalui konferensi virtual di Zoom.

Konsul Jenderal (Konjen) RI di New York, Arifi Saiman, adalah penggagas kafe dangdut ini bersama pedangdut Fitri Carlina.

Peluncurannya juga didukung raja dangut Rhoma Irama, ajang Dangdut in America, dan komunitas We People of Culture (WEPOC).

Peresmian Indonesian Dangdut Coffee House di New York, Amerika Serikat, pada Jumat (26/2/2021).KJRI NEW YORK via ANTARA Peresmian Indonesian Dangdut Coffee House di New York, Amerika Serikat, pada Jumat (26/2/2021).
"Ini semua adalah dalam rangka membumikan musik dangdut di Amerika Serikat. Dangdut adalah kekuatan kita, dangdut adalah kebanggaan kita," ujar Konjen Arifi Saiman dalam keterangan resmi KJRI New York pada Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Tasya Rosmala Ungkap Bayaran Pertama Jadi Penyanyi Dangdut

Melansir ANTARA, Arifi juga menyatakan dirinya optimistis bahwa dangdut mampu mendapatkan pengakuan resmi dari badan PBB untuk urusan budaya dan pendidikan, UNESCO.

"Mari kita sama-sama memperjuangkan dangdut untuk mendapatkan pengakuan dunia sebagai budaya kita, supaya dangdut jadi warisan dunia," ujar Arifi menambahkan.

Acara ini juga dihadiri oleh seluruh kepala perwakilan RI di AS, serta Wakil Duta Besar RI Iwan Freddy Hari Susanto dari Washington DC secara daring.

Turut hadir pula musisi senior James F Sundah; Ketua Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) di AS, Rissa Asnan, yang juga pendiri Dangdut in America.

Selain itu dihadiri Romy Sembiring dari WEPOC, Nini Carlina, Thomas Djorghi, pianis Tasya Rifalia, dan jajaran pengurus PAMMI di Jakarta.

Di sela-sela acara, diputar video klip lagu Only Option yang dibawakan Eskoh ft. Fitri Carlina.

Lagu duet itu bergema di konser amal virtual live internasional Ladies Heart Football Super Bowl Week Hybrid pada 4 Februari 2021.

Baca juga: Sejarah Musik Dangdut


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid Selandia Baru Minta Status Terorisnya Dikaji

Global
Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Redakan Ketegangan di Ukraina, Biden Tawarkan Putin untuk Bertemu

Global
Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Khawatir Kontaminasi Radioaktif, Korsel Siap Lawan Keputusan Pembuangan Air dari Fukushima di Pengadilan Internasional

Global
Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Diduga Punya Efek Samping Serius, Vaksin AstraZeneca Dihentikan di Denmark

Global
Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Penyandang Down Syndrome Diculik, Dimasukkan Peti Mati, dan Dikremasi Hidup-hidup

Global
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Setelah AS, Negara Sekutunya Bakal Meninggalkan Afghanistan

Global
Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Demi Kesejahteraan Hewan, Selandia Baru Larang Ekspor Hewan Ternak Hidup Lewat Laut

Global
Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Berusia 88 Tahun, Dokter Ini Harus Terus Kerja karena 2 Anaknya Sudah Tua

Global
Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Pemilik Kargo di Kapal Ever Given Akan Diminta Patungan Bayar Triliunan Ganti Rugi Terusan Suez

Global
Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Bus di Mesir Terbalik dan Terbakar saat Berusaha Salib Truk, 20 Orang Tewas

Global
Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Para Caleg India Gunakan Anjing Liar sebagai Papan Iklan Berjalan

Global
Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Spanyol Akan Membuka Kuburan Massal Berisi 33.000 Korban Perang Saudara

Global
Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
komentar
Close Ads X