Al-Qaeda Punya Pimpinan Baru, Panggilannya "Pedang Pembalasan"

Kompas.com - 26/02/2021, 20:04 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Al-Qaeda disebut punya pemimpin baru berjuluk "Pedang Pembalasan", dan berjanji bakal membuat grup itu diperhitungkan seperti di era Osama bin Laden.

Saif al-Adel, seorang mantan jenderal Mesir yang bersembunyi di Iran, disebut menggantikan pemimpin sebelumnya Ayman al-Zawahiri.

Zawahiri dirumorkan telah tewas pada akhir tahun lalu, dengan kabar menyatakan dia mengembuskan napas terakhir karena asma.

Baca juga: Taliban Tetap Jalin Hubungan Dekat dengan Al Qaeda Meski Terikat Janji kepada AS

Kini Adel, yang dianggap ahli strategi paling brilian dan tanpa kenal ampun, menjadi orang nomor satu di Al-Qaeda.

Dilansir Daily Mail Kamis (25/2/2021), pria yang sudah diintai intelijen AS dan Inggris itu bermaksud mengubah citra kelompok itu.

Pakar terorisme Inggris kepada Daily Mirror mengungkapkan dibanding Zawahiri, Adel adalah sosok yang lebih efektif.

"Paling tidak, dia akan setara atau malah melampaui Osama bin Laden," jelas pakar terorisme itu. Adel disebut sudah aktif selama 30 tahun terakhir.

Dia sudah mempunyai harga burun 7,5 juta dollar AS (Rp 107 miliar) atas pengemboman Kedutaan Besar AS di Nairobi dan Dar Es Salaam pada 1998, yang membunuh 224 orang.

Anggota veteran itu merupakan bagian dari pasukan pelindung Bin Laden. Dikenal sebagai "Pengawal Hitam" karena warna syal mereka.

Sumber mengungkapkan bahwa Adel adalah orang yang tidak terlalu bersimpati jika ada korban tewas dari rakyat sipil.

Media lokal memberitakan, Adel berniat untuk membentuk aliansi dengan Taliban di Afghanistan, Iran, hingga ISIS.

Kolonel Richard Kemp, yang pernah memonitor pergerakan si "Pedang Pembalasan" selama 20 tahun menuturkan, Adel adalah sosok yang dihormati.

Kemp menjelaskan, Adel bisa menyatukan grup teroris itu. "Dia bisa membuat Al-Qaeda jauh lebih efektif dibandingkan sebelumnya."

Baca juga: Khalid Batarfi Pemimpin Al Qaeda di Jazirah Arab Ditangkap, Wakilnya Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.