Kompas.com - 20/02/2021, 21:24 WIB
Kondisi banjir di Jalan Kemang Raya, Sabtu (20/1/2021) sore pukul 16.30 WIB. KOMPAS.com/IhsanuddinKondisi banjir di Jalan Kemang Raya, Sabtu (20/1/2021) sore pukul 16.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir hebat di beberapa titik di ibu kota Jakarta pada Sabtu (20/2/2021) turut diwartakan oleh banyak media asing di antaranya seperti Reuters, Aljazeera, dan Xinhua.

Dengan judul artikel "Indonesian capital slammed by monsoon floods, more than 1.000 forced to evacute", Reuters, media yang berbasis di London, Inggris ini mewartakan bahwa lebih dari 1.000 orang harus dievakuasi.

Baca juga: [Cerita Dunia] Banjir Sungai Yangtze Tewaskan 3,7 Juta Orang, Terparah di Dunia

Reuters mengutip keterangan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memperingatkan bahwa kondisi seperti itu masih dapat berlanjut sampai pekan depan.

Reuters juga menjelaskan bahwa banjir itu datang di saat Indonesia tengah bergulat dengan beban kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19. 

Baca juga: Banjir di Cipinang Melayu Belum Surut, Pengurus RW Akan Sisir Warga yang Bertahan di Rumah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Indonesia juga dikabarkan sebagai negara yang mencatat kematian akibat Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara, beserta resesi ekonomi.

Sementara kantor berita Aljazeera yang berbasis di Doha, Qatar mengutip keterangan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerangkan data terbaru bahwa sekitar 200 RT telah terdampak banjir.

Baca juga: Banjir di Kemang Mulai Surut Setelah Dipompa ke Kali Krukut


"Hujan sudah berhenti tapi air dari daerah lain masih memengaruhi Jakarta. Semoga tidak sampai ke pusat kota dan saat air surut orang-orang bisa melanjutkan aktivitas mereka," ungkap Anies dikutip Aljazeera.

Sama seperti Reuters, Aljazeera juga menyorot jumlah warga yang harus dievakuasi. Bedanya, Aljazeera menyebut jumlah pasti sebanyak 1.300 orang yang terpaksa mengungsi.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Cipinang Melayu Butuh Obat-obatan dan Air Minum

Media China Xinhua juga turut memberitakan banjir Jakarta dengan menekankan bahwa tidak ada korban meninggal. 

Keterangan itu dikutip Xinhua dari kepala badan mitigasi bencana di Jakarta, Sabdo Kurnianto pada Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Banjir Jakarta, Waspada Hujan Lebat hingga 25 Februari 2021

Kurnianto juga memaparkan bahwa sebanyak 1.300 orang harus meninggalkan rumah karena kedalaman banjir mencapai 1,8 meter dan sebagian besar terjadi di bagian selatan dan timur Jakarta.

Menurut keterangan BMKG Indonesia, hujan sedang dan lebat turun di Jakarta pada Sabtu pagi. BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi seperti itu masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

Selain cuaca ekstrem termasuk hujan lebat, guntur dan angin kencang diperkirakan akan terus terjadi sepanjang pekan depan.

Baca juga: Jadi Korban Banjir, Nicky Tirta Ngopi Sambil Duduk Santai di Tengah Air Keruh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pfizer Mulai Racik Vaksin Covid-19 Khusus untuk Varian Omicron

Pfizer Mulai Racik Vaksin Covid-19 Khusus untuk Varian Omicron

Global
UPDATE Gempa Peru M 7,5: 12 Korban Luka, 117 Rumah Hancur, 2.400 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

UPDATE Gempa Peru M 7,5: 12 Korban Luka, 117 Rumah Hancur, 2.400 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Global
Jelang Hari AIDS Sedunia, Tingkat Infeksi Belum Melambat Sesuai Target

Jelang Hari AIDS Sedunia, Tingkat Infeksi Belum Melambat Sesuai Target

Global
Vaksin Sekarang Mungkin Kurang Efektif Lawan Omicron, tapi Masih Ampuh Cegah Varian Lainnya

Vaksin Sekarang Mungkin Kurang Efektif Lawan Omicron, tapi Masih Ampuh Cegah Varian Lainnya

Global
Maraknya SMS Penipuan di Australia Rugikan Warga Rp 870 Miliar, Pemerintah Bertindak

Maraknya SMS Penipuan di Australia Rugikan Warga Rp 870 Miliar, Pemerintah Bertindak

Global
POPULER GLOBAL: Gejala Varian Omicron dan Gambar 3D Pertamanya

POPULER GLOBAL: Gejala Varian Omicron dan Gambar 3D Pertamanya

Global
Kenapa Israel dan Amerika Serikat Berhubungan Baik?

Kenapa Israel dan Amerika Serikat Berhubungan Baik?

Internasional
Ratusan Perempuan Terbunuh Setiap Tahun, Perempuan Turki Berunjuk Rasa

Ratusan Perempuan Terbunuh Setiap Tahun, Perempuan Turki Berunjuk Rasa

Global
Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Qatar Banggakan Stadion Bongkar-Pasang untuk Piala Dunia 2022, Apa Istimewanya?

Global
5 Anggota Parlemen AS Kunjungan Mendadak ke Taiwan, Apa Tujuannya?

5 Anggota Parlemen AS Kunjungan Mendadak ke Taiwan, Apa Tujuannya?

Global
Sempat Mundur Beberapa Hari Lalu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia Lagi

Sempat Mundur Beberapa Hari Lalu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia Lagi

Global
Foto Perempuan Bermata Sipit dengan Produk Dior Picu Polemik di China

Foto Perempuan Bermata Sipit dengan Produk Dior Picu Polemik di China

Global
Wanita Ini Tak Ingin Tinggalkan Suaminya yang Terlalu Ganteng Meski Sering Disiksa

Wanita Ini Tak Ingin Tinggalkan Suaminya yang Terlalu Ganteng Meski Sering Disiksa

Global
Menteri Utama Skotlandia: Varian Omicron Harus Disikapi dengan Serius

Menteri Utama Skotlandia: Varian Omicron Harus Disikapi dengan Serius

Global
Gejala-gejala Covid-19 Varian Omicron Menurut Dokter yang Menemukannya

Gejala-gejala Covid-19 Varian Omicron Menurut Dokter yang Menemukannya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.