[Cerita Dunia] Banjir Sungai Yangtze Tewaskan 3,7 Juta Orang, Terparah di Dunia

Kompas.com - 20/02/2021, 18:45 WIB
Luapan air Sungai Yangtze di Nanjing, China, pada Minggu (19/7/2020). AFPLuapan air Sungai Yangtze di Nanjing, China, pada Minggu (19/7/2020).

BEIJING, KOMPAS.com - Tanggal 18 Agustus 1931, Sungai Yangtze di China meluap dan banjirnya menewaskan 3,7 juta orang selama beberapa bulan.

Banjir Sungai Yangtze itu adalah yang terparah di dunia sampai sekarang dalam hal jumlah korban.

Sungai Yangtze mengalir di China selatan, salah satu wilayah terpadat kala itu. Sungai ini adalah yang terpanjang di Asia, terpanjang ketiga di dunia, dan yang terpanjang membentang di satu negara.

Sungai itu melintasi 15 kota termasuk Wuhan, Yangzhou, Zhenjiang, dan Shanghai. Ada 11 provinsi juga yang dilewati sungai dengan sebutan lain Yangzi ini, dari Hubei sampai Tibet.

Baca juga: [Cerita Dunia] Terciptanya Guillotine oleh Dua Dokter Bedah

Para penduduknya saat itu sebagian besar bergantung pada sungai untuk kebutuhan air, pribadi, termasuk irigasi sawah mereka.

Melansir laman History, tinggi permukaan Sungai Yangtze mulai naik pada April 1931 saat curah hujan di atas rata-rata.

Kemudian pada Juli saat hujan lebat datang lagi, Sungai Yangtze pun mulai kelebihan kapasitas.

Air meluap dan membanjiri daratan seluas 805 km persegi, dan membuat 500.000 orang harus mengungsi pada awal Agustus.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X