Kompas.com - 16/02/2021, 13:55 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

VANUATU, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 telah melanda lepas pantai Vanuatu.

Gempa tersebut menghantam 90 kilometer barat Port-Vila sekitar pukul 12.00 waktu setempat pada Selasa (16/2/2021), menurut Survei Geologi AS melansir Daily Mail.

Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer. Tidak ada peringatan tsunami setelah guncangan.

Fenomena alam ini terjadi kurang dari seminggu setelah daerah itu diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang memicu tsunami kecil.

Baca juga: 10 Gempa Terbesar di Dunia sejak 1900, Termasuk Tsunami Aceh

Gempa minggu lalu terjadi tepat setelah tengah malam pada Kamis (11/2/2021) waktu setempat. Lokasinya sekitar 415 kilometer timur Vao di Kaledonia Baru pada kedalaman 10 kilometer.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik NWS Pemerintah AS mengatakan, gempa itu akan menimbulkan gelombang tsunami berbahaya diperkirakan terjadi di beberapa pantai.

Dikatakan bahwa gelombang mencapai antara 0,3 hingga satu meter di atas permukaan air pasang mungkin terjadi di Fiji, Selandia Baru, dan Vanuatu.

Gelombang 0,3 meter melanda Fiji, menurut feed Twitter departemen seismologi negara pulau itu.

Namun, Seismologi Fiji kemudian membatalkan peringatan tsunaminya.

“Observatorium seismologi atas penilaiannya sekarang telah memverifikasi dan mengonfirmasi pembatalan peringatan itu dan semua informasi yang jelas dikeluarkan untuk seluruh kelompok Fiji,” katanya.

Baca juga: Gempa Jepang Bangkitkan Kenangan Tsunami 2011 yang Mematikan

Biro Meteorologi Australia pada Kamis (11/2/2021) mengonfirmasi dalam unggahan Twitter bahwa tsunami telah terjadi.

Biro tersebut saat itu memperingatkan tentang ancaman terhadap Pulau Lord Howe, yang berjarak sekitar 550 kilometer (340 mil) timur daratan Australia, tetapi mengatakan tidak perlu evakuasi.

Warga di ibu kota Vanuatu, Port Vila, mengatakan, mereka merasakan gempa tersebut, tetapi tidak ada kerusakan baik dari guncangan atau gelombang berikutnya.

Baca juga: 3 Gempa Paling Mematikan di Jepang


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Konflik dengan Ukraina Makin Panas, Rusia Batasi Pelayaran di Laut Hitam

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

Internasional
Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Tiap 10 Jam, FBI Buka Investigasi Baru Terkait Pemerintah China

Global
Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Takut Kecoak, Istri Minta Pindah 18 Kali dalam 3 Tahun, Suami Tak Tahan dan Minta Cerai

Global
Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Video Viral Bos Dipukuli Karyawati dengan Tongkat Pel karena Chat Mesum, Akhirnya Dipecat

Global
Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Serius Rapat via Zoom, Anggota Parlemen Kanada Ketahuan Telanjang

Global
Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Junta Myanmar Bobol Kotak Amal Masjid dan Tembak Mati 2 Warga Sipil

Global
Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Seorang Pria Nonton Film Porno, Kaget Pemerannya Ternyata Pacar Sendiri

Global
Perawat Brasil Bentuk 'Genggaman Palsu' untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Perawat Brasil Bentuk "Genggaman Palsu" untuk Tenangkan Pasien Covid-19

Global
Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Cegah Kapal Perang Asing Masuk Ukraina, Rusia Tutup Selat Kerch

Global
Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Iran Klaim Mampu Perkaya Uranium Hingga 60 Persen

Global
Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Pasangan Ini Pindah Rumah Sampai 18 Kali karena Istri Takut Kecoak

Global
China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

China Jebloskan Bos Besar Media Hong Kong Jimmy Lai ke Penjara 12 Bulan

Global
Militer Myanmar Bombardir Kotapraja Momauk, Penduduk Kabur Berlindung

Militer Myanmar Bombardir Kotapraja Momauk, Penduduk Kabur Berlindung

Global
Lagi, Warga Singapura Patungan Rp 1,5 Miliar untuk Bayar Denda Pengkritik PM Lee

Lagi, Warga Singapura Patungan Rp 1,5 Miliar untuk Bayar Denda Pengkritik PM Lee

Global
komentar
Close Ads X