Otoritas Agama Tanzania Desak Presiden untuk Pertimbangkan Sains, Tidak Hanya Pasrah pada Tuhan

Kompas.com - 29/01/2021, 20:40 WIB
Presiden Tanzania John Magufuli saat berkunjung ke Kenya pada 2016. AFP/SIMON MAINAPresiden Tanzania John Magufuli saat berkunjung ke Kenya pada 2016.

DODOMA, KOMPAS.com - Presiden Tanzania, John Magufuli meyakini Tuhan telah memberantas Covid-19 dari negaranya, sehingga tidak menerapkan sejumlah langkah pencegahan maupun program vaksinasi.

Namun, di tengah kasus virus corona di dunia yang masih tinggi, otoritas agama negara menyerukan untuk presiden itu merubah pikiran dan mulai melakukan pencegahan.

Otoritas Katolik setempat memperingatkan Magufuli pada pekan ini, tentang gelombang baru virus corona, perlunya pemerintah untuk melakukan pencegahan, seperti yang dilansir dari ABC News pada Jumat (29/1/2021). 

Presiden populis Magufuli secara terbuka diinterogasi ketika benua Afrika berjuang melawan kebangkitan varian baru virus corona yang kuat dalam mendorong peningatakan jumlah kasus dan kematian.

"Kami bukan pulau," kata pihak sekretariat Katolik Konferensi Episkopal, Tanzania dalam pernyataan yang dibagikan luas pada pekan ini.

Mendesak para pengikutnya, termasuk Magufuli untuk berdoa, tetapi juga mengadopsi langkah-langkah yang telah lama dipraktikkan di seluruh dunia, di antaranya menghindari pertemuan publik dan kontak pribadi yang dekat.

Baca juga: Diduga Berbuat Tak Pantas dengan Penghuni Gedung Karantina Covid-19, Seorang Petugas Dipecat

Surat kabar gereja pada Jumat (28/1/2021) menekankan pada judul halaman depan yang besar, "Ada virus corona".

Tanzania telah mencoba menjadi sebuah pulau sejak April, ketika negara Afrika Timur berpenduduk 60 juta orang itu berhenti mencetaki jumlah kasus infeksi virus corona, yang terakhir ada 509 kasus.

Beberapa pejabat kesehatan mempertanyakan pendirian Magufuli bahwa Covid-19 telah diberantas.

Pemerintah mempromosikan pariwisata internasional, yang ingin menghindari penderitaan ekonomi tetangga yang memberlakukan lockdown dan jam malam.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Global
Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Global
Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Global
POPULER GLOBAL: Mandi Massal 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

POPULER GLOBAL: Mandi Massal "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

Global
Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Global
Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Global
Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Global
Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Global
Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Global
Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Global
Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India

Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India

Global
Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Global
UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

Global
3 Macan Tutul Berkeliaran di China Timur Setelah Kabur dari Kebun Binatang

3 Macan Tutul Berkeliaran di China Timur Setelah Kabur dari Kebun Binatang

Global
China Tuding AS Tebar Ketakutan soal Roket Long March 5B

China Tuding AS Tebar Ketakutan soal Roket Long March 5B

Global
komentar
Close Ads X