Kompas.com - 29/01/2021, 20:34 WIB
Pengantin pria yang diidentifikasi bernama Tuan Li menangis dengan istrinya, Shi, harus menenangkannya. Li menangis dan meminta maaf karena tidak ada keluarga dan teman-teman mereka yang datang ke resepsi, buntut pemberlakuan Covid-19 yang dilakukan pemerintah China. Screengrab Douyin via Daily MailPengantin pria yang diidentifikasi bernama Tuan Li menangis dengan istrinya, Shi, harus menenangkannya. Li menangis dan meminta maaf karena tidak ada keluarga dan teman-teman mereka yang datang ke resepsi, buntut pemberlakuan Covid-19 yang dilakukan pemerintah China.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pengantin pria di China menangis dan minta maaf ke istrinya, setelah tak ada yang datang ke resepsi pernikahan mereka.

Dalam video yang viral di media sosial setempat, nampak laki-laki itu menyeka air mata sembari ditenangkan pasangannya.

Si lelaki nampak begitu sedih dan kecewa karena tidak bisa memberikan pesta pernikahan sesuai dengan impian si mempelai wanita.

Baca juga: Karena Pengantin Pria Kabur, Mempelai Wanita Dinikahkan dengan Tamu

Pasangan dari Provinsi Hebei itu mengikat janji suci tanpa dihadiri keluarga dan teman, buntut pembatasan demi menangkal Covid-19.

Provinsi di utara China itu dilaporkan menjadi klaster terbaru virus corona di sana dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak 8 Januari, tiga kota di Hebei, termasuk ibu kota Shijiazhuang yang berpopulasi 11 juta jiwa terkena lockdown.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir Daily Mail 19 Januari, setiap warga dilarang untuk meninggalkan rumah mereka kecuali untuk keperluan yang mendesak.

Pemerintah setempat juga membangun fasilitas karantina berukuran besar, untuk menampung ribuan saspek penderita Covid-19.

Tak ayal, pemberlakuan protokol kesehatan itu berdampak pada hidup puluhan juta warga, tak terkecuali pasangan yang melangsungkan resepsi.

Baca juga: Viral di TikTok, Pengantin Pria Tendang Wajah Istrinya Saat Resepsi Pernikahan

Media lokal melaporkan, tidak ada keluarga dan teman keduanya yang datang buntut dari larangan bepergian yang diberlakukan.

Halaman:

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pejabat Tinggi China dan Taliban Bertemu Jelang Penarikan Penuh Pasukan AS dari Afghanistan

Pejabat Tinggi China dan Taliban Bertemu Jelang Penarikan Penuh Pasukan AS dari Afghanistan

Global
Potret Hidup Sederhana Presiden Baru Peru: Rumah di Kampung Miskin, Istrinya Guru Desa

Potret Hidup Sederhana Presiden Baru Peru: Rumah di Kampung Miskin, Istrinya Guru Desa

Global
2 Remaja Curi Perhiasan di Tubuh Jenazah lalu Unggah Video di Media Sosial

2 Remaja Curi Perhiasan di Tubuh Jenazah lalu Unggah Video di Media Sosial

Global
Kantor Google AS Wajibkan Pekerja Divaksinasi Penuh Sebelum Masuk Kerja

Kantor Google AS Wajibkan Pekerja Divaksinasi Penuh Sebelum Masuk Kerja

Global
Kudeta Tunisia: Kepala Stasiun TV Nasional Dipecat karena Larang Aktivis Tampil

Kudeta Tunisia: Kepala Stasiun TV Nasional Dipecat karena Larang Aktivis Tampil

Global
Diprotes Soal Aturan Covid-19, Presiden Perancis Digambarkan Seperti Hitler dalam Reklame Raksasa

Diprotes Soal Aturan Covid-19, Presiden Perancis Digambarkan Seperti Hitler dalam Reklame Raksasa

Global
Panduan Baru Covid-19 CDC Membingungkan, Direktur CDC Ditekan dalam Wawancara TV

Panduan Baru Covid-19 CDC Membingungkan, Direktur CDC Ditekan dalam Wawancara TV

Global
Kalahkan Elon Musk, Perusahaan Kecil AS Inilah yang Disetujui untuk Uji Chip Otak Manusia

Kalahkan Elon Musk, Perusahaan Kecil AS Inilah yang Disetujui untuk Uji Chip Otak Manusia

Global
Sebut Atlet Korea Selatan Sipit, Komentator Olahraga Yunani Dipecat

Sebut Atlet Korea Selatan Sipit, Komentator Olahraga Yunani Dipecat

Global
China Tunjuk 'Prajurit Serigala' Jadi Dubes Baru di AS, Lebih Galak dari Pendahulunya

China Tunjuk "Prajurit Serigala" Jadi Dubes Baru di AS, Lebih Galak dari Pendahulunya

Global
Kasus Melonjak, Thailand Ubah Fasilitas Bandara Bangkok Jadi Rumah Sakit Covid-19 Darurat

Kasus Melonjak, Thailand Ubah Fasilitas Bandara Bangkok Jadi Rumah Sakit Covid-19 Darurat

Global
Elektabilitas Duterte Masih Tinggi meski Filipina Dihantam Resesi akibat Covid-19

Elektabilitas Duterte Masih Tinggi meski Filipina Dihantam Resesi akibat Covid-19

Global
China Kecam Media Barat yang Pasang Foto “Jelek” Atlet Angkat Besinya

China Kecam Media Barat yang Pasang Foto “Jelek” Atlet Angkat Besinya

Global
Lagi, Kapal Perusak Milik AS Transit di Selat Taiwan

Lagi, Kapal Perusak Milik AS Transit di Selat Taiwan

Global
Bisakah Dosis Vaksin yang Lebih Rendah Jadi Solusi Akhiri Covid-19?

Bisakah Dosis Vaksin yang Lebih Rendah Jadi Solusi Akhiri Covid-19?

Global
komentar
Close Ads X