Emir Qatar Hadiri KTT Arab Teluk, Disambut Pelukan Putra Mahkota Saudi

Kompas.com - 05/01/2021, 18:20 WIB
Tampak para wartawan menonton Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) menyambut Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani (kiri), di layar di pusat media menjelang KTT Dewan Kerjasama Teluk (GCC) ke-41 di kota al -Ula di barat laut Arab Saudi pada 5 Januari 202. AFP/FAYEZ NURELDINETampak para wartawan menonton Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) menyambut Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani (kiri), di layar di pusat media menjelang KTT Dewan Kerjasama Teluk (GCC) ke-41 di kota al -Ula di barat laut Arab Saudi pada 5 Januari 202.

RIYADH, KOMPAS.com - Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani tiba di Arab Saudi pada Selasa (5/1/2021) untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) dengan para pemimpin Arab.

Melansir Associated Press (AP), Emir Qatar Al Thani turun dari pesawatnya setelah mendarat dengan selamat di kota gurun kuno Saudi, Al Ula.

Selain disiarkan langsung di TV Saudi, sang Emir juga disambut pelukan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Baca juga: Menantu Trump Akan Kunjungi Arab Saudi dan Qatar, Ini yang Dibahas

Sebelumnya, Arab Saudi telah mengumumkan bahwa mereka mengakhiri blokade dan embargo jangka panjang di negara Teluk kecil itu.

Keputusan itu mengakhiri konflik 3,5 tahun di kawasan Arab Teluk dan Syekh Al Thani datang ke Saudi untuk menandatangani kerja sama dan kesepakatan damai dalam KTT Dewan Kerja Sama Teluk.

KTT Teluk tahunan kali ini diharapkan dapat menghasilkan pelonggaran antara Qatar dan empat negara Arab yang telah memblokade dan mengembarg negara itu, memutus hubungan transportasi dan diplomatik sejak pertengahan 2017.

Baca juga: Hidup Mewah Pangeran Qatar Saat Kuliah di AS: Foya-foya di Las Vegas dan Koleksi Supercars

Embargo itu diberlakukan karena Qatar memberi dukungan kepada kelompok-kelompok Islam dan memiliki hubungan hangat dengan Iran.

Terobosan diplomatik terjadi setelah dorongan terakhir oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Kuwait, mengakhiri krisis.

Emir Qatar hanya menghadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk sekali, ketika diselenggarakan oleh Kuwait, sejak blokade diluncurkan. Dua KTT selanjutnya diadakan di Arab Saudi dan dia hanya mengirim utusan.

Baca juga: Duta Besar RI Serahkan Surat Kepercayaan kepada Amir Qatar untuk Mulai Jalankan Misi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perang: Misteri Pasukan yang Bersantai di Medan Tempur, Tiba-tiba Orangnya Tambah Saat Pulang

Kisah Perang: Misteri Pasukan yang Bersantai di Medan Tempur, Tiba-tiba Orangnya Tambah Saat Pulang

Internasional
Gigit Orang, 2 Ekor Anjing Biden Dipulangkan dari Gedung Putih

Gigit Orang, 2 Ekor Anjing Biden Dipulangkan dari Gedung Putih

Internasional
Pro-kontra Respons Warga Inggris soal Blak-blakannya Meghan dan Pangeran Harry

Pro-kontra Respons Warga Inggris soal Blak-blakannya Meghan dan Pangeran Harry

Global
Bunuh Selingkuhan Saat Seks Oral, Dokter Ini Diminta Ganti Rugi

Bunuh Selingkuhan Saat Seks Oral, Dokter Ini Diminta Ganti Rugi

Global
Hendak Menulis Berita Pemerkosaan, Wartawan Ini Ditangkap dan Dipenjara

Hendak Menulis Berita Pemerkosaan, Wartawan Ini Ditangkap dan Dipenjara

Global
AS Kecam Rusia Bahayakan Nyawa dengan Informasi Sesat Vaksin Covid-19

AS Kecam Rusia Bahayakan Nyawa dengan Informasi Sesat Vaksin Covid-19

Global
Biden Tangguhkan Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Zona Perang

Biden Tangguhkan Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Zona Perang

Global
Meghan dan Harry: Obsesi Tabloid Inggris Merusak Keluarga Kerajaan Inggris

Meghan dan Harry: Obsesi Tabloid Inggris Merusak Keluarga Kerajaan Inggris

Global
Suster Ann Roza Kembali Berlutut demi Lindungi Demonstran yang Ditembaki Aparat Myanmar

Suster Ann Roza Kembali Berlutut demi Lindungi Demonstran yang Ditembaki Aparat Myanmar

Global
Siswi Perancis Mengaku Berbohong Setelah Tuduhan soal Kartun Nabi Berujung Pembunuhan Gurunya

Siswi Perancis Mengaku Berbohong Setelah Tuduhan soal Kartun Nabi Berujung Pembunuhan Gurunya

Global
Junta Militer Myanmar Blokade dan Gerebek Rumah-rumah Warga, PBB Beri Peringatan

Junta Militer Myanmar Blokade dan Gerebek Rumah-rumah Warga, PBB Beri Peringatan

Global
Sedang Melacak Cheetah, Pria Ini Disergap dan Tewas Dimakan 2 Ekor Singa

Sedang Melacak Cheetah, Pria Ini Disergap dan Tewas Dimakan 2 Ekor Singa

Global
UPDATE: Korban Tewas Ledakan Pangkalan Militer Bata Meningkat Jadi 98 Orang

UPDATE: Korban Tewas Ledakan Pangkalan Militer Bata Meningkat Jadi 98 Orang

Global
5 Pengakuan Penting Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam Wawancara Oprah Winfrey

5 Pengakuan Penting Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam Wawancara Oprah Winfrey

Global
Meski Merasa Disakiti, Pangeran Harry Ingin Berbaikan dengan Pangeran Charles

Meski Merasa Disakiti, Pangeran Harry Ingin Berbaikan dengan Pangeran Charles

Global
komentar
Close Ads X