Kompas.com - 22/12/2020, 18:53 WIB
Jorge Mario Bergoglio, Paus ke-266 Katolik Roma, menyampaikan pesan Kasih Natal dalam pidato di Aula Clementine di Istana Apostolik Vatika pada Senin (21/12/2020). AP PHOTO/GREGORIO BORGIAJorge Mario Bergoglio, Paus ke-266 Katolik Roma, menyampaikan pesan Kasih Natal dalam pidato di Aula Clementine di Istana Apostolik Vatika pada Senin (21/12/2020).

VATIKAN, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mendesak birokrat Vatikan menghentikan obrolan negatif seperti gosip yang dapat mengubah krisis menjadi konflik.

Hal itu disampaikan secara tegas dalam pesan kasih Natal di Takhta Suci Aula Clementine, Istana Apostolik, melansir Daily Mail pada Senin (21/12/2020).

Paus menekankan bahwa obrolan kosong seperti itu, bisa menjebak manusia dalam keadaan tidak menyenangkan, sedih, dan mencekik karena mementingkan diri sendiri.

Peringatan datang setelah Paus ke-266 Gereja Katolik Roma itu mengumpulkan para kardinal, uskup, dan wali gereja Vatikan untuk menyampaikan ucapan selamat Natal tahunannya.

Pertemuan tersebut juga menandai akhir tahun yang diwarnai dengan pandemi virus corona dan skandal keuangan di Vatikan.

Baca juga: Laporan Vatikan: 2 Paus Gereja Katolik Abaikan Tuduhan Pelecehan Seks Kardinal AS

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beberapa tahun terakhir, Paus Fransiskus menggunakan kesempatan itu untuk menyampaikan tindakan brutal terhadap pengadilan pimpinan gereja yang menyelimuti kepausan.

Ia juga pernah menyoroti masalah lunturnya keyakinan iman beberapa rohaniawan gereja, atau yang sering disebut "Alzheimer spiritual".

Tahun ini, Francis mengatakan konflik di gereja antara pemikiran “kiri dan kanan” atau progresif dan tradisionalis, hanya merugikan gereja dan merusak sifat aslinya.

"Untuk alasan ini, akan lebih baik bagi kita untuk berhenti hidup dalam konflik, dan sekali lagi merasa bahwa kita melakukan perjalanan bersama," kata Pimpinan Gereja Katolik Roma yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio itu.

Menurutnya, krisis tidak sama dengan konflik. Krisis di gereja akan menawarkan kesempatan untuk pembaruan, tetapi konflik hanya buang-buang energi dan membuka kesempatan untuk kejahatan.

Baca juga: Misteri Wanita Ditransfer Rp 8 Miliar dari Vatikan, Diduga Simpanan Korupsi

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.