Korsel Sahkan RUU Larang Propaganda Anti-Korut, karena Takut Kim Yo Jong?

Kompas.com - 15/12/2020, 07:59 WIB
Balon propaganda Korea Selatan, keberadaan balon-balon ini memicu kemarahan Korea Utara. AP: Ahn Young-JoonBalon propaganda Korea Selatan, keberadaan balon-balon ini memicu kemarahan Korea Utara.

Ia menambahkan bahwa RUU itu hanya akan membantu pemerintahan Kim Jong Un memperbudak rakyatnya.

Baca juga: Positif Covid-19 dan Coba Kabur, Pembelot Korea Utara Ditembak

Lebih dari 20 pembelot dan kelompok HAM di Korsel berjanji akan menentang UU tersebut.

Sementara itu Human Rights Watch menyebut larangan itu sebagai strategi Seoul yang salah untuk mendapatkan simpati Kim Yo Jong, dengan menindak warganya sendiri.

Kemudian Chris Smith anggota Kongres dari Partai Republik AS yang ikut memimpin sebuah komisi HAM bipartisan, mengkritik amandemen tersebut tidak bisa dipahami dan menakutkan, karena memfasilitasi pemenjaraan orang-orang hanya karena berbagi informasi.

Ketika dimintai tanggapan soal kritik Smith, Kementerian Unifikasi Seoul yang menangani urusan antar-Korea mengatakan, RUU itu adalah upaya minimal untuk melindungi kehidupan dan keselamatan penduduk di perbatasan.

"Ini adalah larangan total yang menjadikan tindak kriminal bagi pengiriman uang ke keluarga di Korea Utara, dan membatasi hak-hak mereka atas informasi luar," ucap Shin Hee-sok dari Transitional Justice Working Group, salah satu kelompok yang menentang RUU itu.

"Upaya seperti ini hanya berisiko mengundang provokasi dan tuntutan Korea Utara lebih lanjut," pungkasnya.

Baca juga: [Cerita Dunia] Otto Warmbier dan Liburan ke Korut yang Berujung Maut

Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X