Aliansi Iran Pasang Waspada Tinggi Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Trump

Kompas.com - 21/11/2020, 14:40 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani saat berpidato dalam gelaran parade militer di Teheran, Sabtu (22/9/2018). AFP / STRINGERPresiden Iran Hassan Rouhani saat berpidato dalam gelaran parade militer di Teheran, Sabtu (22/9/2018).

BAGHDAD, KOMPAS.com - Iran telah menginstruksikan seluruh aliansinya di Timur Tengah untuk berada pada kewaspadaan tinggi dan menghindari provokasi dengan Amerika Serikat ( AS) yang dapat menyebabkan pemerintah Trump meluncurkan serangan di masa akhirnya menjabat.

Permintaan tersebut disampaikan oleh seorang jenderal senior Iran kepada para sekutu di Baghdadpada pekan ini, seperti yang dilansiir dari ABC pada Sabtu (21/11/2020). 

Hal itu mencerminkan kecemasan regional yang meningkat atas perilaku Presiden Donald Trump yang tidak dapat diprediksi.

Baca juga: Trump Berencana Serang Situs Nuklirnya, Ini Respons Iran

Selain itu, ketidakpastian dalam periode transisi yang kacau hingga presiden terpilih, Joe Biden mengambil alih dalam dua bulan.

Sekutu Iran secara kolektif menyambut kekalahan pemilihan Trump.

Di bawah kepemimpinan Trump, ketegangan AS dengan Iran meningkat, mencapai puncaknya pada awal tahun, dengan serangan udara AS yang menewaskan jenderal tertinggi Iran, Qassim Soleimani, di bandara Baghdad.

Baca juga: Terungkap, Trump Sempat Berniat untuk Serang Situs Nuklir Iran

Iran meluncurkan serangan rudal balistik sebagai tanggapan atas serangan pesawat tak berawak yang fatal, menargetkan tentara AS di Irak dan melukai puluhan lainnya.

Trump juga secara sepihak menarik Amerika pada 2018, dari kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia.

Ia bermaksud untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, dan memberlakukan kembali sanksi hukuman yang melumpuhkan ekonominya.

Iran sejak itu telah meninggalkan semua batasan pada program pengayaan uraniumnya, bahkan ketika mitra internasional lainnya dalam kesepakatan itu telah mencoba untuk menyelamatkannya namun gagal.

Baca juga: Ukraina Sebut Iran Menghindar dari Tanggung Jawab Penyelidikan Pesawat yang Ditembak Jatuh

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X