Putin Tak Akan Beri Selamat kepada Joe Biden karena Hal Ini

Kompas.com - 10/11/2020, 07:13 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin rapat Dewan Keamanan di Moskow pada 20 Maret 2020. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden Rusia Vladimir Putin memimpin rapat Dewan Keamanan di Moskow pada 20 Maret 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan mengucapkan selamat kepada Joe Biden hingga hasil Pilpres AS diumumkan secara resmi.

Putin merupakan satu dari sejumlah pemimpin negara kuat yang belun berkomentar usai Biden dinyatakan menang berdasarkan proyeksi media AS.

Bungkamnya presiden 68 tahun itu terjadi karena selain Kongres AS belum mengumumkan, petahana Donald Trump berencana menggugat hasilnya.

Baca juga: Joe Biden Menang Pilpres AS, Indonesia, China, dan Australia Beda Reaksi

Selama pekan kemarin, petahana mengeklaim bahwa pemilu itu dicurangi, di mana dia tidak memberikan bukti atas klaimnya tersebut.

Tim kampanyenya sendiri sudah menyatakan mereka menolak mengakui kemenangan Biden, dan bakal menggugat hasilnya Mahkamah Agung AS.

Berbicara kepada awak media di Moskwa, juru bicara pemerintah Dmitry Peskov menuturkan, mereka masih menunggu sebelum memberi selamat kepada pemenang.

"Kami berpikir bahwa lebih baik jika kami menunggu hasil yang diumumkan oleh penghitungan suara resmi," kata Peskov dikutip The Sun Senin (9/11/2020).

Peskov mengakui bahwa pada Pilpres AS 2016, Rusia mengucapkan selamat kepada Trump yang saat itu menang dari rivalnya, Hillary Clinton.

Saat itu, Trump juga dinyatakan menang berdasarkan proyeksi media AS. Tetapi menurut Peskov, situasinya kali ini berbeda.

Baca juga: Kisah Jill Biden, Seorang Guru yang Akan Menjadi Ibu Negara AS

Saat 2016, Hillary langsung mengucapkan selamat kepada Trump sehari setelah pemilihan. Kali ini, petahana melancarkan gugatan hukum.

Halaman:

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Perang Terlama dalam Sejarah Dunia, Ada yang Sampai 781 Tahun

5 Perang Terlama dalam Sejarah Dunia, Ada yang Sampai 781 Tahun

Global
Bangkai Kapal Inggris Zaman Penjajahan Muncul Usai Banjir Surut, tapi Rusak Dipreteli Warga

Bangkai Kapal Inggris Zaman Penjajahan Muncul Usai Banjir Surut, tapi Rusak Dipreteli Warga

Global
Tak Mampu Bayar Perawatan, Gadis dengan Gangguan Mental Dikurung Keluarganya di Kandang

Tak Mampu Bayar Perawatan, Gadis dengan Gangguan Mental Dikurung Keluarganya di Kandang

Global
Polisi Akhirnya Pecahkan Kasus Pemerkosa Berantai yang Teror Perkumpulan Mahasiswa Kulit Hitam Selama Satu Dekade

Polisi Akhirnya Pecahkan Kasus Pemerkosa Berantai yang Teror Perkumpulan Mahasiswa Kulit Hitam Selama Satu Dekade

Global
Emirates Bantah Skors Pilot yang Enggan Terbangkan Pesawat ke Israel

Emirates Bantah Skors Pilot yang Enggan Terbangkan Pesawat ke Israel

Global
[VIDEO] Cuma Perlu 'Mangap' Paus-paus Ini Bisa Nikmati 'Camilan' Lezat

[VIDEO] Cuma Perlu 'Mangap' Paus-paus Ini Bisa Nikmati 'Camilan' Lezat

Global
AS Kembali Sebut Laboratorium Wuhan Penyebab Pandemi Virus Corona

AS Kembali Sebut Laboratorium Wuhan Penyebab Pandemi Virus Corona

Global
Langgar Prokes, 2.000 Orang Antre Pembagian Ayam Beku Gratis di Malaysia

Langgar Prokes, 2.000 Orang Antre Pembagian Ayam Beku Gratis di Malaysia

Global
12 Negara Tanpa Kasus Covid-19, Ada Korea Utara

12 Negara Tanpa Kasus Covid-19, Ada Korea Utara

Global
 Kondisi Honduras Memprihatinkan, Lebih dari 8.000 Orang Nekat Migrasi ke AS Melalui Perbatasan Guatemala

Kondisi Honduras Memprihatinkan, Lebih dari 8.000 Orang Nekat Migrasi ke AS Melalui Perbatasan Guatemala

Global
Hasil Otopsi Pramugari Christine Dacera Bukan Tewas Diperkosa 11 Pria, Ibunya Tidak Terima

Hasil Otopsi Pramugari Christine Dacera Bukan Tewas Diperkosa 11 Pria, Ibunya Tidak Terima

Global
50 Negara Bagian AS Waspada Penuh Jelang Pelantikan Joe Biden

50 Negara Bagian AS Waspada Penuh Jelang Pelantikan Joe Biden

Global
Mesir Temukan Peti Mati Kuno Lagi, Diklaim Temuan Terbesar 2021

Mesir Temukan Peti Mati Kuno Lagi, Diklaim Temuan Terbesar 2021

Global
China Bagi-bagi Vaksin Corona Gratis, Filipina Akan Dapat 500.000 Dosis

China Bagi-bagi Vaksin Corona Gratis, Filipina Akan Dapat 500.000 Dosis

Global
Manfaatkan Gedung Gereja, Vaksinasi Inggris Suguhkan Lantunan Musik Organ

Manfaatkan Gedung Gereja, Vaksinasi Inggris Suguhkan Lantunan Musik Organ

Global
komentar
Close Ads X