Pemilu AS: Trump Bersumpah Terus Berjuang di Jalur Hukum

Kompas.com - 07/11/2020, 14:32 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. REUTERS/CARLOS BARRIA via DW INDONESIAPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Calon presiden (capres) petahana dari Partai Republik Donald Trump bersumpah melanjutkan perjuangannnya di jalur hukum terhadap hasil pilpres AS di swing state.

Pernyataan itu disampaikan Trump pada Jumat (6/11/2020) malam waktu setempat di kala saingannya, capres dari Partai Demokrat Joe Biden, akan berpidato.

"Kami akan melanjutkan proses ini melalui setiap aspek hukum untuk menjamin bahwa rakyat AS memiliki kepercayaan pada pemerintah kami," kata Trump dalam pernyataan yang dirilis melalui tim kampanyenya.

Baca juga: Kepala Staf Trump Positif Virus Corona

"Saya tidak akan pernah menyerah berjuang untuk kalian dan negara kita,” sambung Trump sebagaimaan dilansir dari Yeni Safak.

Dia mengeklaim bahwa rakyat AS berhak mendapat transparansi penuh dalam setiap proses penghitungan surat suara.

"Ini tentang integritas seluruh proses pemilihan kita,” sambung Trump.

Baca juga: Trump Disebut Bakal Membentengi Diri di Gedung Putih jika Biden Menang Pemilu AS

Dia juga menuduh tanpa dasar bahwa Partai Demokrat telah mencurangi hasil pemilu AS.

"Sejak awal kami telah mengatakan bahwa semua surat suara yang sah harus dihitung dan semua surat suara ilegal tidak boleh dihitung,” klaimnya.

“Namun kami telah menemui perlawanan terhadap prinsip dasar ini oleh (Partai) Demokrat di setiap kesempatan," sambung Trump.

Baca juga: Pilpres AS: Trump Butuh Waktu untuk Terima Kekalahan

Menurut penghitungan Associated Press, Biden masih mengungguli Trump dengan menggamit 264 suara elektoral, tersisa 6 suara elektoral lagi untuk mencapai angka keramat 270 dan melenggang ke Gedung Putih.

Biden dilaporkan juga telah menyalip Trump di negara bagian Pennsylvania, yang memilik 20 suara elektoral, namun belum dimasukkan ke dalam suara elektoral yang telah diraup oleh Trump menurut Associated Press.

Di sisi lain, Decision Desk HQ pada Jumat pukul 9:30 waktu bagian timur AS mengumumkan kemenangan Biden dengan perolehan suara 273 dari minimal 270 suara elektoral.

Baca juga: Trump: Biden Jangan asal Klaim Jabatan Presiden!

Decision Desk HQ adalah gabungan media-media dan lembaga non-partisan di AS yang menghitung perolehan suara kedua kandidat dalam pemilu AS.

Media yang tergabung dalam Decision Desk HQ antara lain 270towin, The Atlantic, Axios, Buzzfeed, Conservative Review, The Economist, FiveThirtyEight, Forbes, HuffingtonPost, National Review, Reuters, dan Vox.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Global
Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Global
Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Global
[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

Global
Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Global
Promosikan Obat 'Ajaib' Covid-19, Presiden Venezuela Dibanjiri Kritik

Promosikan Obat "Ajaib" Covid-19, Presiden Venezuela Dibanjiri Kritik

Global
Arkeolog Temukan Koin Perak Era Romawi Kuno di Turki

Arkeolog Temukan Koin Perak Era Romawi Kuno di Turki

Global
Biden Tunjuk Keturunan Palestina Jadi Pejabat Intelijen AS

Biden Tunjuk Keturunan Palestina Jadi Pejabat Intelijen AS

Global
Kritik Akses Pendidikan di Kolombia, Aktivis Cilik Ini Diancam Dibunuh

Kritik Akses Pendidikan di Kolombia, Aktivis Cilik Ini Diancam Dibunuh

Global
Paspor Imunitas Covid-19 Tuai Kontroversi, Bermanfaat atau Berisiko?

Paspor Imunitas Covid-19 Tuai Kontroversi, Bermanfaat atau Berisiko?

Global
'Akvadiskoteka' Lagu Protes yang Viral di Rusia Rupanya Terinspirasi dari 'Istana Putin'

'Akvadiskoteka' Lagu Protes yang Viral di Rusia Rupanya Terinspirasi dari 'Istana Putin'

Global
Sah, Antony Blinken Jadi Menteri Luar Negeri AS

Sah, Antony Blinken Jadi Menteri Luar Negeri AS

Global
Nekat 'Serbu' New Delhi dengan Traktor, Ini Penjelasan Aksi Protes Petani India

Nekat "Serbu" New Delhi dengan Traktor, Ini Penjelasan Aksi Protes Petani India

Global
Pilih Suntik di Pantat, Presiden Filipina Tolak Divaksin Covid-19 secara Terbuka

Pilih Suntik di Pantat, Presiden Filipina Tolak Divaksin Covid-19 secara Terbuka

Global
Presiden Filipina Larang Anak-anak Keluar Rumah, Khawatir Varian Baru Virus Corona

Presiden Filipina Larang Anak-anak Keluar Rumah, Khawatir Varian Baru Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X