Paus Fransiskus secara Gamblang Dukung Legalitas Ikatan Sipil Sesama Jenis

Kompas.com - 22/10/2020, 08:17 WIB
Paus Fransiskus menyapa umatnya di audiensi umum mingguan di Vatikan, Rabu (26/2/2020). Remo Casilli/REUTERSPaus Fransiskus menyapa umatnya di audiensi umum mingguan di Vatikan, Rabu (26/2/2020).

VATIKAN, KOMPAS.com -  Paus Fransiskus mengatakan bahwa menurutnya pasangan sesama jenis dapat memiliki " ikatan sipil" dalam hukum perdata, tapi tidak berarti menyutujui tindakan tersebut.

Paus Fransiskus membuat komentar tersebut dalam sebuah film dokumenter, Francesco, yang disutradarai oleh Evgeny Afineevsky, yang menurut para pengamat pernyataannya itu adalah yang paling jelas tentang hubungan gay.

"Kaum homoseksual punya hak untuk berkeluarga," katanya dalam film dokumenter yang tayang perdana pada Rabu (21/10/2020).

"Mereka adalah anak-anak Tuhan dan memiliki hak atas sebuah keluarga. Tidak ada yang harus dibuang atau dibuat sengsara karenanya," ucapnya.

"Apa yang harus kita buat adalah undang-undang ikatan sipil. Dengan cara itu mereka dilindungi undang-undang," terangnya sebagaimana yang dilansir dari BBC pada Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Salahkan Gay atas Wabah Virus Corona, Pemimpin Gereja Ortodoks Ini Terinfeksi Covid-19


Apakah Paus mendukung ikatan sipil?

Civil union atau ikatan sipil adalah hubungan jangka panjang, seperti menikah, antara dua individu.

Biasanya, hubungan yang diakui akan memberikan mereka hak sipil yang sama atau hampir sama dengan pernikahan, seperti hak waris, kunjungan rumah sakit, hak untuk memberi keputusan medis, pajak yang terpisah, mengadopsi anak atau inseminasi artifisial, dan benefit karyawan untuk partner dan keluarga mereka.

Paus mengatakan bahwa dia "membela itu", merujuk pada saat ia menjadi Uskup Agung Buenos Aires. Meskipun menentang pernikahan sesama jenis secara hukum, dia mendukung beberapa perlindungan hukum untuk pasangan sesama jenis.

Pernyataan Paus di film dokumenter bahwa perlu menerima anggota keluarga gay atau mengakomodasi kemitraan sesama jenis dalam hukum perdata, "tidak berarti menyetujui tindakan homoseksual", sebagaimana yang dilansir dari America Magazine pada Kamis (22/10/2020).

Dalam sejumlah kesempatan, Paus Fransiskus telah memperingatkan institusi pernikahan dan menggambarkan pernikahan sebagai "antara pria dan wanita."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikabarkan Sudah Dimakamkan karena Covid-19, Seorang Nenek Pulang Lagi Sembilan Hari Kemudian

Dikabarkan Sudah Dimakamkan karena Covid-19, Seorang Nenek Pulang Lagi Sembilan Hari Kemudian

Global
Lagi, Tentara China dan India Terlibat Bentrokan di 'Perbatasan Baru'

Lagi, Tentara China dan India Terlibat Bentrokan di 'Perbatasan Baru'

Global
AS Kirim Kapal Induknya ke Laut China Selatan, Ini Tanggapan Beijing

AS Kirim Kapal Induknya ke Laut China Selatan, Ini Tanggapan Beijing

Global
Israel Ekstradisi Wanita 'Penjahat Seksual' terhadap Anak ke Australia

Israel Ekstradisi Wanita 'Penjahat Seksual' terhadap Anak ke Australia

Global
Remaja di Israel Sudah Bisa Divaksin Covid-19 asal Ada Izin Orangtua

Remaja di Israel Sudah Bisa Divaksin Covid-19 asal Ada Izin Orangtua

Global
Tak Pakai Masker dengan Benar, Peserta Ujian Masuk Universitas di Jepang Didiskualifikasi

Tak Pakai Masker dengan Benar, Peserta Ujian Masuk Universitas di Jepang Didiskualifikasi

Global
Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Global
Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia, Amou Haji Tak Mandi Selama 67 Tahun

Global
Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Siapakah Shurahbil bin Hasana, Sahabat Nabi yang Dirikan Masjid di Israel?

Global
Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Rebelo de Sousa Kembali Terpilih sebagai Presiden Portugal meski Kasus Covid-19 Melonjak

Global
China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

China Ganggu Taiwan Lagi, Kali Ini Beijing Kirim 12 Jet Tempur

Global
Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Pemerintah Chile Minta Maaf Setelah Salah Umumkan Peringatan Tsunami

Global
Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Dubes Korea Utara Membelot ke Korsel Sejak 2019, Baru Ketahuan Sekarang

Global
Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Inspirasi Energi: Tahun Bersejarah, Listrik Energi Terbarukan di Uni Eropa Kalahkan Batubara

Global
Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Global
komentar
Close Ads X