Sempat Diancam Sebelum Dipenggal, Ini Detik-detik Penyerangan terhadap Guru di Perancis

Kompas.com - 17/10/2020, 21:09 WIB
Presiden Perancis Emmanuel Macron, diapit oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, kedua kiri, berbicara di depan sekolah menengah pada Jumat 16 Oktober 2020 di Conflans Sainte-Honorine, barat laut Paris, setelah seorang guru sejarah yang membuka diskusi tentang kartun Nabi Muhammad bikinan Charlie Hebdo tewas dipenggal. AP/Abdulmonam EassaPresiden Perancis Emmanuel Macron, diapit oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, kedua kiri, berbicara di depan sekolah menengah pada Jumat 16 Oktober 2020 di Conflans Sainte-Honorine, barat laut Paris, setelah seorang guru sejarah yang membuka diskusi tentang kartun Nabi Muhammad bikinan Charlie Hebdo tewas dipenggal.

PARIS, KOMPAS.com - Seorang guru yang dikabarkan tewas dibunuh dengan cara sangat brutal, yakni dipenggal di sebuah jalan di Perancis sebelumnya sempat diancam.

Melansir BBC, guru sejarah dan geografi bernama Samuel Paty (47) dibunuh dengan cara dipenggal pada Jumat (16/10/2020) setelah memperlihatkan kartun kontroversial Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Atas insiden tersebut, polisi menangkap 9 orang termasuk orang tua dari seorang murid di sekolah tempat Paty mengajar. Pembunuhnya disebut oleh kepolisian berusia 18 tahun, seorang pria asal Chechnya.

Pembunuhan itu juga terjadi ketika persidangan kasus serangan militan yang mengatasnamakan Islam pada tahun 2015 terhadap majalah satir Perancis, Charlie Hebdo karena menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron mengatakan serangan itu memiliki semua ciri "serangan teroris Islam" dan guru bernama Paty telah dibunuh karena dia "mengajarkan kebebasan berekspresi".

Berbicara di tempat kejadian beberapa jam setelah peristiwa nahas itu terjadi, dia menekankan persatuan nasional. "Mereka tidak akan menang, mereka tidak akan memecah belah kita," kata Macron.

Baca juga: Tunjukkan Karikatur Nabi Muhammad, Guru di Perancis Dibunuh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Detik-detik serangan terjadi

Serangan itu terjadi sekitar pukul 17:00 waktu setempat di dekat College du Bois d'Aulne, tempat Paty mengajar, di kota Conflans-Sainte-Honorine, sekitar 30 km barat laut pusat kota Paris.

Ketika sedang berjalan, Paty diserang oleh seorang pria yang memegang pisau dapur besar. Pria itu menyerang Paty yang malang dan langsung memenggal kepala guru itu.

Setelah melakukan perbuatan brutalnya, foto guru yang tewas itu beredar di media sosial. Penyelidik masih belum mengetahui apakah itu ulah si pelaku atau kaki tangannya.

Penyerang kemudian lari dari tempat kejadian tetapi dikejar oleh polisi setempat yang telah dipanggil oleh saksi.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun,BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.