Jacinda Ardern jadi PM Selandia Baru Lagi Setelah Menang Pemilihan Umum

Kompas.com - 17/10/2020, 18:57 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara di pesta Hari Pemilihan Buruh setelah Partai Buruh memenangkan pemilihan umum Selandia Baru di Auckland pada 16 Oktober 2020. MICHAEL BRADLEY/AFPPerdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbicara di pesta Hari Pemilihan Buruh setelah Partai Buruh memenangkan pemilihan umum Selandia Baru di Auckland pada 16 Oktober 2020.

WELLINGTON, KOMPAS.com - Jacinda Ardern mendapatan masa jabatan kedua sebagai Perdana Menteri Selandia Baru setelah saingannya kebobolan dalam pemilihan umum Selandia Baru.

Melansir Sky News pada Sabtu (17/10/2020), penghitungan awal menunjukkan Partai Buruh Ardern unggul setelah kampanyenya didominasi oleh penanganan krisis virus corona yang sukses.

Pemimpin berusia 40 tahun itu berhadapan langsung dengan Judith Collins dari Partai Nasional dalam pemilihan umum, untuk membentuk parlemen ke-53 negara itu, sebuah referendum untuk masa jabatan tiga tahun Ardern.

Ardern mengatakan kepada orang banyak yang ramai mendukungnya, "Terima kasih kepada orang-orang yang bekerja begitu keras untuk membagikan pesan kami. Yang menjadi sukarelawan dalam apa yang terasa seperti kampanye tanpa akhir."

"Tapi yang terpenting, terima kasih kepada banyak orang yang memberikan kami suara mereka, yang mempercayai kami untuk terus memimpin pemulihan Selandia Baru," lanjutnya.

Baca juga: Pemilu Selandia Baru, Jacinda Ardern Tatap Pemerintahan Mayoritas Tunggal

"Dan kepada mereka di antara Anda yang mungkin belum mendukung Partai Buruh sebelumnya, dan hasilnya memberi tahu saya bahwa ada beberapa dari Anda (kemudian mendukung), kepada Anda, saya ucapkan terima kasih," ucapnya.

Ardern kemudain juga menyatakan, "Kami tidak akan meremehkan dukungan Anda. Dan saya berjanji kepada Anda bahwa kami akan menjadi partai yang mengatur setiap orang Selandia Baru."

Partai Ardern berada di jalur untuk memenangkan hampir 50 persen suara saat hasil bergulir pada Sabtu, sementara partai oposisi di bawah 30 persen.

Collins, mantan pengacara berusia 61 tahun, memberi selamat kepada Ardern atas kemenangan itu, tetapi mengatakan pemerintah perlu berbuat lebih baik untuk mengatasi kehancuran ekonomi akibat krisis virus corona.

Dia berkata, "Kepada Perdana Menteri Jacinda Ardern, yang telah saya telepon, selamat atas hasil Anda. Hasil yang luar biasa."

Baca juga: PM Selandia Baru Jacinda Ardern Berjanji Mundur jika Kalah Pemilu

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Global
Berniat Gali Harta Karun, Pria Ini Malah Temukan Benda yang Bikin Tersedak

Berniat Gali Harta Karun, Pria Ini Malah Temukan Benda yang Bikin Tersedak

Global
Brasil Bangun Patung Kristus Raksasa Baru, Lebih Tinggi dari Patung Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Kristus Raksasa Baru, Lebih Tinggi dari Patung Rio de Janeiro

Global
Tentara Rusia Segera Operasikan Robot Tank, Namanya Uran-9

Tentara Rusia Segera Operasikan Robot Tank, Namanya Uran-9

Global
Korban Sipil Tewas di Kudeta Myanmar Capai Lebih dari 700 Orang

Korban Sipil Tewas di Kudeta Myanmar Capai Lebih dari 700 Orang

Global
Jenazah Pangeran Philip Akan Dipindahkan Lagi, Ini Alasannya

Jenazah Pangeran Philip Akan Dipindahkan Lagi, Ini Alasannya

Global
Kisah Kota Emas yang Hilang 3.000 Tahun, Peninggalan Firaun Terkuat di Mesir

Kisah Kota Emas yang Hilang 3.000 Tahun, Peninggalan Firaun Terkuat di Mesir

Global
Polisi Tangkap 2 Pria yang Pakai Monyet untuk Curi Uang Warga

Polisi Tangkap 2 Pria yang Pakai Monyet untuk Curi Uang Warga

Global
Dituding Dominasi Pasar, China Denda Perusahaan Jack Ma Puluhan Triliun

Dituding Dominasi Pasar, China Denda Perusahaan Jack Ma Puluhan Triliun

Global
5 Masjid Tertua di Inggris, yang Pertama Dibangun pada 1889

5 Masjid Tertua di Inggris, yang Pertama Dibangun pada 1889

Internasional
Singgung Laut China Selatan, AS-Filipina Bakal Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Singgung Laut China Selatan, AS-Filipina Bakal Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Global
Pilot Ethiopian Airlines Salah Mendaratkan Pesawatnya di Bandara yang Belum Jadi

Pilot Ethiopian Airlines Salah Mendaratkan Pesawatnya di Bandara yang Belum Jadi

Global
Kota Emas Firaun Mesir yang Hilang 3.000 Tahun Lalu Ditemukan, Begini Penampakannya...

Kota Emas Firaun Mesir yang Hilang 3.000 Tahun Lalu Ditemukan, Begini Penampakannya...

Global
komentar
Close Ads X