Aksi Demo di Thailand Meluber ke Kota-kota Lain

Kompas.com - 09/08/2020, 21:08 WIB
Para demonstran di Thailand berkumpul di depan Monumen Demokrasi di Bangkok, Thailand, Sabtu (18/7/2020) malam waktu setempat. mereka menyerukan konstitusi baru, pemilihan baru, dan mengakhiri penindasan hukum. AP Photo/Nathathida AdireksarnPara demonstran di Thailand berkumpul di depan Monumen Demokrasi di Bangkok, Thailand, Sabtu (18/7/2020) malam waktu setempat. mereka menyerukan konstitusi baru, pemilihan baru, dan mengakhiri penindasan hukum.

BANGKOK, KOMPAS.com – Ribuan orang bergabung ke dalam unjuk rasa anti-pemerintah yang meluas ke beberapa kota di Thailand pada Minggu (9/8/2020).

Mereka ikut menyuarakan protes sehari setelah aksi serupa pecah di ibu kota Thailand, Bangkok, yang menyerukan pemilihan umum dan reformasi konstitusi.

Pada Sabtu (8/8/2020), lebih dari 1.000 orang melakukan protes di Bangkok setelah pengacara hak asasi manusia (HAM) Anon Nampa dan aktivis mahasiswa Panupong Jadnok ditangkap dan ditahan.

Mereka kemudian dibebaskan dengan jaminan sebagaimana dilansir dari Reuters, Minggu.

Baca juga: Salah Sebut Thailand sebagai Thighland, Trump Diejek di Internet

Demonstrasi meluber ke jalan-jalan di Thailand, menyerukan pencopotan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha.

Menurut para aktivis, sebuah konstitusi militer menjamin kemenangan partai Prayuth pada pemilihan umum 2019.

Akhir-akhir ini, aksi protes di Thailand sendiri telah berlangsung selama berpekan-pekan

Serikat Mahasiswa Thailand dalam sebuah unggahan Facebook mengatakan bahwa tiga aktivis mahasiswa ditahan di sebuah kantor polisi.

Baca juga: Cucu Bos Red Bull Lolos Hukuman Usai Tabrak Lari, Thailand Adakan Penyelidikan Baru

Kelompok itu menyatakan tiga aktivis itu ditahan agar tidak bisa mengikuti aksi unjuk rasa di Kota Phitsanulok, wilayah utara Thailand.

Sementara itu pihak berwenang membantahnya.

“Tidak ada apa-apa di sini, siapa yang bisa menahan mereka? Atas dasar apa kami dapat menahan mereka?" ujar Direktur Sub Divisi 31 Polisi Patroli Perbatasan, Wisarnpong Soikunbodi.

Di Chiang Mai, tempat Anon akan berpidato pada Minggu, sekitar 50 polisi mengamati protes tersebut.

Baca juga: Polisi Thailand Kewalahan Tangani Monyet Gila Seks yang Menguasai Kota Lopburi

Hal itu diungkapkan oleh grup Thai Lawyers for Human Rights dalam sebuah unggahan di akun Twitter mereka.

Para pelajar mengatakan mereka merencanakan lebih banyak orang yang ikut unjuk rasa di Bangkok pada Senin (10/8/2020).


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

PM Thailand Beri Jawaban Begini Saat Didemo Rakyatnya untuk Mundur

Global
Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Pemerintah Jepang Godok RUU Vaksin Virus Corona Gratis

Global
Lindungi Anjingnya dari Serangan Kucing, Celana Pria Ini Melorot

Lindungi Anjingnya dari Serangan Kucing, Celana Pria Ini Melorot

Global
Menlu AS Sebut China 'Predator' Saat Bertemu Pejabat Sri Lanka

Menlu AS Sebut China "Predator" Saat Bertemu Pejabat Sri Lanka

Global
Disebut Teroris, Erdogan Gugat Politisi Sayap Kanan Belanda Geert Wilders

Disebut Teroris, Erdogan Gugat Politisi Sayap Kanan Belanda Geert Wilders

Global
Kontroversi Kartun Nabi Muhammad, Iran Tampilkan Presiden Perancis seperti Iblis

Kontroversi Kartun Nabi Muhammad, Iran Tampilkan Presiden Perancis seperti Iblis

Global
Selama 25 Tahun Dipenjara, Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana

Selama 25 Tahun Dipenjara, Tahanan Ini Sudah Bunuh 48 Narapidana

Global
Seorang Polisi Terbunuh oleh Seekor Ayam dalam Penggerebekan di Filipina

Seorang Polisi Terbunuh oleh Seekor Ayam dalam Penggerebekan di Filipina

Global
Protes kepada PM Thailand, Politisi Ini Sayat Pergelangan Tangan Saat Sidang Parlemen

Protes kepada PM Thailand, Politisi Ini Sayat Pergelangan Tangan Saat Sidang Parlemen

Global
Kisah Umat Beragama di Bangladesh yang Bersatu Perangi Covid-19

Kisah Umat Beragama di Bangladesh yang Bersatu Perangi Covid-19

Global
Serba-Serbi Menarik Jelang Pilpres AS 2020

Serba-Serbi Menarik Jelang Pilpres AS 2020

Global
Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad Dilindungi Kebebasan Berekspresi

Ribuan Orang di Bangladesh Protes Kartun Nabi Muhammad Dilindungi Kebebasan Berekspresi

Global
Pantai Pasir Putih Buatan di Filipina Memang Indah, Tapi Bisa Picu Bencana Ekologis

Pantai Pasir Putih Buatan di Filipina Memang Indah, Tapi Bisa Picu Bencana Ekologis

Global
Anjing Setia Ini Berjalan 60 Km Selama 26 Hari untuk Pulang ke Majikannya

Anjing Setia Ini Berjalan 60 Km Selama 26 Hari untuk Pulang ke Majikannya

Global
Kerja sama Indonesia-Australia Kembangkan Program Perlindungan dan Bantuan bagi Saksi dan Korban

Kerja sama Indonesia-Australia Kembangkan Program Perlindungan dan Bantuan bagi Saksi dan Korban

Global
komentar
Close Ads X