Jelang Idul Adha, Bisnis Cuci Mobil Pria Ini Berubah dari 4 Roda Jadi 4 Kaki

Kompas.com - 30/07/2020, 11:32 WIB
Petugas Dinas Pertanian  dan Perikanan Kota Makassar memeriksa kesehatan mulut sapi saat pemeriksaan kondisi hewan kurban di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2020). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan di daerah itu dalam kondisi sehat dan layak disembelih pada Idul Adha 1441 H. ANTARA FOTO/ARNAS PADDAPetugas Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar memeriksa kesehatan mulut sapi saat pemeriksaan kondisi hewan kurban di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2020). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan di daerah itu dalam kondisi sehat dan layak disembelih pada Idul Adha 1441 H.

KARACHI, KOMPAS.com - Jelang Hari Raya Idul Adha, seorang pemilik bisnis cuci mobil di Pakistan, Sheikh Sagheer melihat banyak lalu lintas bisnisnya beralih dari 4 roda menjadi 4 kaki.

Artinya, jelang Idul Adha, bisnis cuci mobil Sagheer berganti menjadi bisnis cuci hewan kurban.

Pasalnya, warga lokal banyak yang membawa sapi, domba dan kambing-kambing mereka ke tempat cuci mobil milik Sagheer.

Baca juga: Pesan Tempat Shalat Lewat Aplikasi Hingga Kurban Online, Begini Perayaan Idul Adha di Seluruh Dunia

Para warga meminta agar hewan-hewan kurban mereka dimandikan, digosok dengan saksama jelang hari kurban yang akan berlangsung esok Jumat (31/7/2020) dan 2 hari setelahnya.

Sagheer mengatakan warga mulai membawa hewan-hewan ternak itu ke tempatnya ketika dia kelihatan sedang memandikan hewan yang akan dia kurbankan jelang Idul Adha.

"Orang-orang yang melihatku memandikan hewan ternak datang dengan ternak mereka dan dari situlah segalanya bermula," ujar Sagheer kepada media Perancis AFP.

Baca juga: Menyambut Idul Adha, Taliban Umumkan Gencatan Senjata 3 hari di Afghanistan

Banyak dari ternak itu berasal dari pasabar besar di pinggir kota Karachi, dikenal sebagai pasar hewan kurban untuk Idul Adha terbesar di Asia yang terdiri dari kambing, sapi betina, sapi jantan, domba dan unta.

Hewan-hewan kurban tentu seringkali tampak kotor dan berdebu setelah diangkut dan dijejer di pasar.

Untuk jasa cuci ternak itu, Sagheer hanya membandrol harga 100 Rupee Pakistan (sekitar Rp 8.000), sudah termasuk cuci dengan selang bertekanan, pembersihan dengan busa, dan bilas.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Hari Raya Idul Adha pada 31 Juli

"Hanya 100 Rupee, itu murah," kata Mohammad Uzair yang membawa sapi berwarna abu-abu besar untuk dicuci.

Di seluruh Pakistan, antara 8 dan 10 juta hewan dikurbankan saat Idul Adha, menurut Asosiasi Tanners Pakistan.

Sagheer mengatakan kebersihan sangat penting karena pandemi virus corona. "Saya juga mendisinfektan sanitasi hewan-hewan itu," pungkas Sagheer.


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X