Update Virus Corona di Asia, dari Warga Korsel Dipenjara akibat Langgar Karantina sampai Thailand Perpanjang UU Keadaan Darurat

Kompas.com - 27/05/2020, 10:26 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, virus corona ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, virus corona

KOMPAS.com - Media asing memberikan update terkait perkembangan kasus wabah virus corona di Asia.

Pada laporannya, AFP melansir beberapa berita terkait kasus pandemi yang terjadi di beberapa negara Asia, salah satunya bahkan di Indonesia.

Baca juga: Demi Beli Baju Lebaran, Banyak Warga Asia Juga Abaikan Lockdown

1. Warga Korea Selatan yang langgar karantina dipenjara, hukuman penjara pertama di negeri Ginseng terkait wabah.

Seorang pria warga Korea Selatan dipenjara selama 4 bulan pada Selasa (26/5/2020) karena telah melanggar aturan karantina akibat virus corona.

Itu merupakan hukuman penjara pertama yang diberlakukan Korsel yang berkaitan dengan pandemi virus corona.

Pria berusia 27 tahun itu meninggalkan rumah ketika dia harus mengisolasi diri selama 14 hari dan dipindahkan ke fasilitas karantina yang juga dia tinggalkan tanpa izin.

Korsel sejauh ini merupakan salah satu negara di Asia yang mengalami keterpurukan akibat wabah Covid-19.

Namun berhasil mengendalikan banyaknya kasus infeksi berkat program "lacak, tes dan rawat" yang dilakukan.

Baca juga: Pasang Boneka Seks di Stadion, Klub Sepak Bola Korea Selatan Minta Maaf

2. Vietnam mulai izinkan warga negara asing masuk

Vietnam mulai lanjutkan program penerbitan e-visa kepada para warga dari 80 negara mulai 1 Juli mendatang. Hal ini dilaporkan oleh pemerintah Vietnam pada Selasa (26/5/2020) meski peraturan karantina masih belum dipastikan kapan akan dicabut.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X