Kompas.com - 26/05/2020, 16:32 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte AFP/Getty ImagesPresiden Filipina Rodrigo Duterte

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan, dia tidak akan mengizinkan sekolah kembali dibuka sebelum vaksin virus corona ditemukan.

Anak-anak awalnya diperkirakan akan kembali bersekolah pada akhir Agustus, setelah 25 juta murid SD dan SMP harus dirumahkan sejak Maret.

Namun dalam pernyataan yang ditayangkan pada Senin malam (25/5/2020), Duterte menuturkan wacana membuka kembali sekolah terlalu berisiko.

Baca juga: Tawarkan Hadiah untuk Bunuh Duterte, Guru di Filipina Ditangkap

"Kecuali saya yakin mereka benar-benar aman, maka percuma saja mendiskusikan membuka kembali pendidikan," jelasnya dilansir AFP Selasa (26/5/2020).

"Bagi saya, vaksin virus corona adalah yang utama. Jika (vaksin) itu ada, maka semuanya akan baik-baik saja," jelas sang presiden.

Presiden dengan julukan The Punisher itu menambahkan, dia tidak masalah jika karena keputusannya ini, semua murid tidak naik kelas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski peneliti dari seluruh dunia mulai melancarkan penelitian, belum diketahui kapan vaksin yang efektif bakal ditemukan.

Sekolah awalnya dibuka pada Juni dan berakhir April. Tapi, pemerintah setempat memutuskan untuk menunda tahun ajaran baru.

Sebab selain kasus infeksi Covid-19 yang meningkat, kebijakan menerapkan lockdown membuat sebagian besar kegiatan publik terhenti.

Untuk mengurangi kepadatan di kelas, otoritas pendidikan mengumumkan bakal kombinasi pembelajaran, termasuk kelas daring, pada tahun ajaran mendatang.

Namun, kebijakan ini jelas menjadi tantangan. Sebab, masih ada jutaan warga miskin di Filipina, yang tentu tak punya akses internet.

Wabah Covid-19 ini membuat jutaan anak di seluruh dunia terpaksa belajar dari rumah. Namun, beberapa negara seperti Perancis dan Korea Selatan sudah mulai membuka kelas.

Lebih lanjut hingga Senin, Filipina mencatatkan 14.300 infeksi virus corona dengan 873 di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: Cegah Orang Berkeliaran Saat Lockdown Covid-19, Duterte Ancam Kerahkan Militer

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Belarus dan Anaknya Ternyata Sudah Lama Bermasalah dengan Komite Olimpiade Internasional

Presiden Belarus dan Anaknya Ternyata Sudah Lama Bermasalah dengan Komite Olimpiade Internasional

Global
Ebrahim Raisi Resmi Jadi Presiden Iran, Bersumpah Cabut Sanksi AS

Ebrahim Raisi Resmi Jadi Presiden Iran, Bersumpah Cabut Sanksi AS

Global
Militer Tunisia Nyatakan Dukungan atas Pengambilalihan Kekuasaan oleh Presiden Kais Saied

Militer Tunisia Nyatakan Dukungan atas Pengambilalihan Kekuasaan oleh Presiden Kais Saied

Global
Konflik Afghanistan Makin Parah, Rusia Tingkatkan Pasokan Senjata ke Asia Tengah

Konflik Afghanistan Makin Parah, Rusia Tingkatkan Pasokan Senjata ke Asia Tengah

Global
'Bos Segala Bos' Mafia Italia Ditangkap setelah Salah Dibebaskan pada 2019

"Bos Segala Bos" Mafia Italia Ditangkap setelah Salah Dibebaskan pada 2019

Global
'Bos Segala Bos' Mafia Italia Terkenal Ditangkap di Jalanan Spanyol

"Bos Segala Bos" Mafia Italia Terkenal Ditangkap di Jalanan Spanyol

Global
Presiden Baru Peru Ingin Lebih Mesra dengan China

Presiden Baru Peru Ingin Lebih Mesra dengan China

Global
Wiski Rp 83 juta Pemberian Jepang Hilang, Kemenlu AS Cari Keberadaannya

Wiski Rp 83 juta Pemberian Jepang Hilang, Kemenlu AS Cari Keberadaannya

Global
Utusan Myanmar Peringatan PBB tentang Dugaan 'Pembantaian' oleh Junta Militer

Utusan Myanmar Peringatan PBB tentang Dugaan 'Pembantaian' oleh Junta Militer

Global
Kisah Misteri: El Chapo, Pelarian dari Penjara ke “Surga” Perlindungan Bertabur Narkotika

Kisah Misteri: El Chapo, Pelarian dari Penjara ke “Surga” Perlindungan Bertabur Narkotika

Global
Olimpiade Tokyo 2020: Para Tunawisma Disembunyikan demi Citra Kota Bersih Jepang

Olimpiade Tokyo 2020: Para Tunawisma Disembunyikan demi Citra Kota Bersih Jepang

Global
POPULER GLOBAL: Kisah Pemuda Surabaya Jadi Tentara AS | Uji Coba Festival Musik saat Pandemi Gagal Total

POPULER GLOBAL: Kisah Pemuda Surabaya Jadi Tentara AS | Uji Coba Festival Musik saat Pandemi Gagal Total

Global
WHO Minta Negara Kaya Dunia Tunda Program Booster Vaksin Covid-19

WHO Minta Negara Kaya Dunia Tunda Program Booster Vaksin Covid-19

Global
Greenpeace: 57 Kota di Asia Timur dalam Peringatan Cuaca Panas Ekstrem dengan Frekuensi Tinggi

Greenpeace: 57 Kota di Asia Timur dalam Peringatan Cuaca Panas Ekstrem dengan Frekuensi Tinggi

Global
Indonesia Termasuk Negara yang Gencar Lakukan 'Contact Tracing' Covid-19

Indonesia Termasuk Negara yang Gencar Lakukan "Contact Tracing" Covid-19

Global
komentar
Close Ads X