Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 2 dari 7 RS Darurat Inggris Selesai Dibangun | 510.350 Orang Sembuh

Kompas.com - 16/04/2020, 21:50 WIB
Tampilan rumah sakit darurat NHS Nightingale Hospital di Birmingham, Inggris, yang dibangun di National Exhibition Centre (NEC). Ini adalah rumah sakit darurat kedua yang selesai dibangun di Inggris, dari 7 rumah sakit darurat yang disiapkan. Foto diambil pada 16 April 2020. POOL/REUTERSTampilan rumah sakit darurat NHS Nightingale Hospital di Birmingham, Inggris, yang dibangun di National Exhibition Centre (NEC). Ini adalah rumah sakit darurat kedua yang selesai dibangun di Inggris, dari 7 rumah sakit darurat yang disiapkan. Foto diambil pada 16 April 2020.

KOMPAS.com - Pangeran William telah membuka rumah sakit darurat di Inggris untuk menangani pasien virus corona. RS darurat ini hanya butuh waktu 8 hari pembangunannya.

Dilansir dari Reuters, ini merupakan RS darurat kedua dari total 7 bangunan yang dibangun di Negeri "Ratu Eizabeth".

Kemudian perkembangan terkini dari seluruh dunia, jumlah pasien sembuh virus corona hingga Kamis (16/4/2020) mencapai 510.350 orang.

Jika dihitung dari kasus yang sudah ditutup, presentase pasien sembuh tetap 79 persen seperti hari sebelumnya.

Berikut adalah rangkuman 4 kabar baik di tengah wabah corona hari ini.

Baca juga: Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 1 Vaksin China Masuk Fase II | 3 Negara Longgarkan Lockdown

1. 2 dari 7 RS darurat Inggris selesai dibangun

RS darurat kedua yang rampung dibangun ini berlokasi di Birmingham, dan dibuka oleh Pangeran William.

Namun Pangeran William tidak membukanya langsung, melainkan lewat video.

Pembangunan rumah sakit ini melibatkan 400 pekerja sipil beserta militer, dan 500 staf klinis.

Kapasitasnya 500 tempat tidur dan bisa ditambah menjadi 1.500.

Baca juga: Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 434.098 Orang Sembuh | Boris Johnson Negatif Covid-19

2. Inggris setujui ventilator buatan 3 perusahaan transportasi

Kabar baik lainnya dari Inggris, pemerintah telah menyetujui pembuatan ventilator oleh sekelompok perusahaan termasuk Airbus, Ford, dan McLaren.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X