Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kompas.com - 17/02/2020, 13:27 WIB
Kem Senou Pavel Dary, orang Afrika pertama yang terpapar virus corona yang kini sudah sembuh. Kem Senou Pavel Dary via BBCKem Senou Pavel Dary, orang Afrika pertama yang terpapar virus corona yang kini sudah sembuh.

Evakuasi atau tidak?

Sejak akhir Januari, berbagai negara di dunia, dipimpin Amerika Serikat, mulai mengevakuasi warga mereka dari Wuhan dan kota-kota di sekitar.

Namun, ribuan mahasiswa, pekerja, dan keluarga Afrika tetap bertahan di Provinsi Hubei saat ada larangan keluar dan masuk daerah tersebut. Beberapa di antara mereka menilai pemerintah mereka seharusnya berbuat lebih banyak untuk menolong.

"Kami adalah putra dan putri Afrika namun Afrika tidak bersedia datang menyelamatkan kami ketika kami sangat memerlukan," kata Tisiliyani Salima, mahasiswa kedokteran dari Universitas Kedokteran Tongji sekaligus ketua persatuan pelajar Zambia di Wuhan.

Hampir sebulan terakhir, Salima mengarantina dirinya sendiri.

Baca juga: Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Waktu mulai bergulir tanpa arti bagi mahasiswa berusia 24 tahun ini. Dia menghabiskan harinya dengan tidur dan memeriksa berita terkini dari media sosial China.

Dia bertindak sebagai penghubung antara Kedutaan Zambia dan 186 mahasiswa Zambia yang hidup dalam karantina di Wuhan.

Banyak yang khawatir dengan keamanan pangan, pasokan keperluan hidup, dan kurangnya informasi di kota yang pekan ini dilanda rata-rata 100 kematian setiap hari.

Dia hanya bisa menyaksikan ketika teman-teman sekampusnya dari negara lain dievakuasi dari kota, sedangkan rekan-rekan senegaranya dibiarkan bertahan hidup.

"Kebanyakan negara bagian selatan Sahara di Afrika punya respons serupa," kata seorang mahasiswa yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan.

"Dalam pernyataan publik atau secara privat, negara-negara Afrika berkata China bisa menangani situasinya. Namun, situasinya tidak terkontrol. Ketika saya mendengar pernyataan resmi, saya mendapat kesan bahwa negara-negara Afrika tidak ingin menyinggung China. Kami tidak punya posisi tawar," timpal mahasiswa tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Kawasan Sudah Bebas Covid-19, Para WNI Ini Nekat Pulang ke Indonesia

Dari Kawasan Sudah Bebas Covid-19, Para WNI Ini Nekat Pulang ke Indonesia

Global
Warga Desa di Kamboja Percaya Orang-orangan Sawah Bisa Tangkal Covid-19

Warga Desa di Kamboja Percaya Orang-orangan Sawah Bisa Tangkal Covid-19

Global
Penjahit di Australia Hadapi Tingkat Eksploitasi Tinggi dan Dibayar Rendah

Penjahit di Australia Hadapi Tingkat Eksploitasi Tinggi dan Dibayar Rendah

Global
Tak Terima Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran Bersumpah akan Membalas

Tak Terima Ilmuwan Nuklirnya Dibunuh, Iran Bersumpah akan Membalas

Global
Baru Menikah 2 Hari, Pasutri Ini Tewas Kecelakaan saat Hendak Berbulan Madu

Baru Menikah 2 Hari, Pasutri Ini Tewas Kecelakaan saat Hendak Berbulan Madu

Global
Pura-pura Jomblo, Model Ini Jebak Para Lelaki yang Selingkuh di Instagram

Pura-pura Jomblo, Model Ini Jebak Para Lelaki yang Selingkuh di Instagram

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Wilhelmina, Wanita yang Membawa Belanda Lewati 2 Perang Dunia

[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Wilhelmina, Wanita yang Membawa Belanda Lewati 2 Perang Dunia

Global
Pengantin Baru 'Ngambek' Cuma Dikado Handuk Saat Pernikahan

Pengantin Baru "Ngambek" Cuma Dikado Handuk Saat Pernikahan

Global
Beruang Ini Naik Pangkat Jadi Kopral Kepala saat Berusia 5 Tahun

Beruang Ini Naik Pangkat Jadi Kopral Kepala saat Berusia 5 Tahun

Global
Israel Disebut 'Tentara Bayaran' AS yang Bunuh Ilmuwan Nuklir Top Iran

Israel Disebut "Tentara Bayaran" AS yang Bunuh Ilmuwan Nuklir Top Iran

Global
Kesal Belum Dibayar, Tukang Bangunan Hancurkan Rumah yang Dibangunnya

Kesal Belum Dibayar, Tukang Bangunan Hancurkan Rumah yang Dibangunnya

Global
Presiden Belarus Isyaratkan untuk Mundur

Presiden Belarus Isyaratkan untuk Mundur

Global
Perusahaan Ini Siap Beli “Hak Wajah” Rp 5,4 Juta untuk Dijadikan Topeng Realistis

Perusahaan Ini Siap Beli “Hak Wajah” Rp 5,4 Juta untuk Dijadikan Topeng Realistis

Global
Viral di TikTok, Pengantin Pria Tendang Wajah Istrinya Saat Resepsi Pernikahan

Viral di TikTok, Pengantin Pria Tendang Wajah Istrinya Saat Resepsi Pernikahan

Global
Tentara Korut Tewas Terkena Ranjau Saat Tanam Ranjau untuk Cegah Pembelot

Tentara Korut Tewas Terkena Ranjau Saat Tanam Ranjau untuk Cegah Pembelot

Global
komentar
Close Ads X