Kompas.com - 15/03/2021, 11:06 WIB


KOMPAS.com - Mendol merupakan salah satu makanan khas Malang yang punya sejarah unik. 

Mendol umumya disantap sebagai lauk pendamping untuk hidangan seperti rawon, lodeh, dan pecel. Mendol tempe dibuat dari tempe yang terlebih dahulu dikukus.

Tempe yang sudah dikukus kemudian dihancurkan dan dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya, lalu mendol tempe dimasak dengan cara digoreng.

Bentuknya lonjong, teksturnya garing di luar dan lembut di dalam. 

Baca juga: Resep Mendol Tempe, Gorengan Garing dan Berbumbu

Jika dirunut, mendol ternyata ada dari zaman penjajahan Belanda.

Hal ini dijelaskan oleh Wira Hardiyansyah Food Heritage Educator Traveling Chef.

“Malang sempat menjadi daerah tempat tinggal orang orang Belanda. Dugaan empiris saya , kaum priayi meniru kebudayaan Belanda,” papar Wira kepada Kompas.com Minggu, 14/3/2021.

Pasalnya, menurut Wira cara masak dan bentuk mendol mirip dengan perkedel yang merupakan makanan kolonial. 

Baca juga: 6 Ceker Setan Enak di Malang, Siap-siap Kepedasan

Arti nama mendol sebenarnya sudah menggambarkan bentuk dari sajian ini. Wira menjabarkan jika mendol artinnya adalah kepal.

Ilustrasi mendol tempe khas Malang ala Sajian Sedap. DOK. SAJIAN SEDAP Ilustrasi mendol tempe khas Malang ala Sajian Sedap.

Hidangan ini dibuat dengan cara mengepalkan adonan sampai adoan padat lalu digoreng di dalam minyak yang panas.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.