Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/11/2022, 11:00 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim memberikan apresiasi atas implementasi Merdeka Belajar di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal tersebut diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja di Sumbar, pada Kamis (17/11/2022).

Menurut Nadiem, implementasi Merdeka Belajar di Provinsi tersebut tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi menjadi gerakan bagi para pelaku pendidikan di wilayah itu.

Baca juga: 9 Jurusan Kuliah Paling Bahagia untuk Mahasiswa, Ada Incaranmu?

"Hari ini sungguh suatu kunjungan yang tidak akan saya lupakan. Saya melihat gairah untuk mengimplementasikan Merdeka Belajar tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi juga menjadi gerakan dalam melakukan transformasi pendidikan di Sumbar," tutur Nadiem saat temu media di SMAN 3 Kota Padang, Sumbar.

Semangat Merdeka Belajar pun terlihat dengan kemeriahan penyelenggaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) ke-17 Tahun 2022 di Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Sumatera Barat.

Pada pembukaan pekan olahraga, dia menekankan perlu hadirnya negara dalam memfasilitasi bakat dan minat mahasiswa di bidang olahraga sebagai upaya mewujudkan generasi muda yang kompetitif, serta berjiwa kolaboratif dan kreatif dalam berkarya dan berprestasi.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Sumbar dan UNP yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan POMNAS. Dengan penyelenggaraan pekan olahraga ini, mahasiswa di seluruh Indonesia mengembangkan bakat dan minatnya, termasuk di bidang olahraga, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dan membangkitkan semangat generasi muda kita untuk berkarya dan berprestasi," ucap dia.

Pada kesempatan ini, usai membuka POMNAS ke-17, Menteri Nadiem melakukan dialog dengan civitas akademika dari 22 perguruan tinggi dan perguruan tinggi vokasi se-Sumatra Barat, baik negeri maupun swasta.

Dalam dialog tersebut, Mendikbud Ristek menekankan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sudah bukan sekadar kebijakan, tapi sudah menjadi gerakan, dan berbagai capaian serta dampak positif program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sudah dirasakan manfaatnya.

"Saya mendorong pelaksanaan Kampus Merdeka Mandiri di seluruh perguruan tinggi agar berjalan secara optimal dan berkesinambungan," ungkap Mendikbud Ristek.

Baca juga: Mendikbud: Guru Jadi Ujung Tombak Reevolusi Pendidikan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+