Kompas.com - 01/10/2022, 10:06 WIB

KOMPAS.com - Kondisi sejahtera tidak terbatas pada kecukupan materi, namun juga soal kesehatan hingga ketenangan hidup.

Bisa merasakan masa pensiun yang sejahtera menjadi salah satu idaman kaum milenial, dengan salah satu upaya menabung untuk hari tua dari sekarang, agar bisa merasakan hari tua yang nyaman.

Meski begitu, persiapan masa pensiun yang sejahtera juga memerlukan strategi lain, seperti menghadapi stres kerja, menjaga kesehatan, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 8 Beasiswa S2-S3 Tanpa Batas Usia, Kuliah Gratis dan Uang Saku

Berikut beberapa buku rekomendasi untuk kamu yang ingin mempersiapkan masa pensiun, termasuk untuk kamu yang ingin menambah kualitas kesejahteraan hidupmu di masa pensiun, baik persiapan secara finansial, kesehatan, dan pengembangan diri, dirangkum dari laman Gramedia.com:

Buku Pension Ready, Pension HappyDok. Gramedia.com Buku Pension Ready, Pension Happy

1. Pension Ready, Pension Happy

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health pada tahun 2015, menyatakan pensiun adalah sebuah transisi dalam tahapan kehidupan yang akan membentuk gaya hidup, kesehatan, interaksi sosial, dan stres psikososial, yang berpengaruh terhadap identitas dan preferensi seseorang.

Adanya perubahan ini menjadikan masa pensiun sebagai situasi ke-10 dalam 43 situasi paling stres dalam kehidupan manusia.

Perencanaan keuangan untuk masa pensiun memiliki sedikit perbedaan dengan tujuan keuangan lainnya.

Baca juga: Uang Saku Rp 325 Juta, Ini Cara Daftar Beasiswa Gates Cambridge S2-S3

Maka dari itu, persiapan menuju pensiun yang bahagia harus dilakukan terus-menerus hingga benar-benar memasuki masa pensiun. Buku ini cocok banget buat kamu kaum muda yang ingin bersiap menjaga stres di masa tua.

Buku ini akan membantu kamu mempersiapkan diri agar dapat memiliki masa pensiun yang bahagia, sejahtera, dan tetap kaya.

Merancang Pensiun BahagiaDok. Gramedia.com Merancang Pensiun Bahagia

2. Merancang Pensiun Bahagia

Pensiun tidak saja berlaku bagi pegawai negeri sipil atau karyawan perusahaan swasta, tetapi juga pekerja informal, termasuk atlet profesional. Sehingga, semuanya tetap memerlukan strategi.

Halaman:
Sumber Gramedia


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.