Kompas.com - 31/05/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Masa golden age, yakni pada usia 0-5 tahun, merupakan waktu yang krusial dalam pertumbuhan anak. Tak hanya fisik, pada masa ini otak turut berkembang.

Selain itu, masa tersebut juga terjadi perkembangan kepribadian anak dan pembentukan pola perilaku, sikap, dan ekspresi emosi. Jika masa ini diabaikan, bisa-bisa anak mengalami tumbuh kembang yang kurang optimal.

Maka tak heran, orang tua kerap kebingungan untuk memasukkan si kecil ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Nyatanya, PAUD memang memiliki banyak manfaat untuk menstimulasi beragam perkembangan si kecil. Namun, tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan kapan si kecil harus mulai bersekolah.

Rentang usia rata-rata untuk anak-anak prasekolah antara tiga dan lima tahun, tetapi beberapa anak akan siap lebih cepat. Ada pula anak yang mungkin perlu menunggu sedikit lebih lama.

Baca juga: Syarat Usia untuk Masuk PAUD, SD, SMP di PPDB Jakarta 2022

Hal ini dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti usia, kematangan sosial-emosional, kemampuan untuk menangani tugas perawatan diri sederhana, dan keterampilan akademik. Maka, sangat penting untuk menilai kesiapan dengan benar agar transisi berjalan sukses.

Orang tua harus selalu ingat bahwa setiap anak berbeda dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum memasukkan si kecil ke sekolah PAUD, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, merangkum laman Tanoto Foundation:

Komunikasi

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Orang tua mungkin memahami anak dengan baik, tetapi belum tentu dengan orang lain.

Misalnya memberi tahu guru prasekolah kapan si kecil perlu menggunakan kamar mandi atau saat merasa tidak enak badan. Maka, pertimbangkan seberapa baik si kecil dapat berkomunikasi dengan orang dewasa lainnya.

Baca juga: 10 Kegiatan Sederhana untuk Melatih Motorik Halus Anak Usia Dini

Jadwal yang cukup melelahkan

Sebagian besar prasekolah sudah memiliki jadwal yang cukup padat. Misalnya, mereka mungkin berpindah dari waktu bermain, ke waktu kerajinan, ke waktu kudapan. Anak-anak diharapkan dapat dengan lancar bertransisi dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya.

Belajar berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya adalah keterampilan penting yang harus dipelajari anak-anak prasekolah.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.