Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/02/2022, 13:33 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Banyak siswa yang berprestasi di sekolah dengan peringkat tinggi mengeluh, karena tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Atas dasar itu, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prof. Mochamad Ashari angkat suara.

Baca juga: Telur Puyuh Mengandung Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Dosen IPB

Menurut dia, ada banyak faktor seseorang bisa lolos SNMPTN, bukan hanya peringkat dan nilai di kelas saja.

"Jadi kriteriannya berbeda-beda, LTMPT hanya memfasilitasi perguruan tinggi dan rektor untuk melakukan seleksi mahasiswa baru," kata Ashari secara daring, Kamis (3/2/2022).

Dia menyebut, banyak kriteria yang ditentukan dalam proses seleksi SNMPTN, baik indeks pribadi maupun sekolah.

Indeks pribadi, kata dia, berkaitan dengan nilai rapor, prestasi, dan penghargaan yang diterima siswa.

Tak lupa, indeks pribadi pun melihat prestasi non akademik, seperti sertifikat penghargaan yang diterima siswa.

"Sebagai contoh jika siswa punya sertifikat internasional, dia punya nilai lagi. Terus sertifikatnya juara satu atau dua, itu berpengaruh," tegas dia.

Baca juga: Perguruan Tinggi Dilarang Memihak ke Calon Mahasiswa Ekonomi Tinggi

Sedangkan indeks sekolah, yakni terkait kualitas dan akreditasi sekolah.

"Jadi ada nilai dari rata-rata satu sekolah dalam tiga tahun. Kita ambil dan diurut nilai tertinggi SMA itu," ungkap dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+