Kompas.com - 26/08/2021, 14:35 WIB
Ilustrasi siswa SMA, seragam SMAs Shutterstock/Tiwuk SuwantiniIlustrasi siswa SMA, seragam SMAs

KOMPAS.com - Dalam waktu dekat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan menggelar Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) di tahun 2021. Perkiraan, AN akan dimulai pada September 2021.

AN sendiri merupakan transformasi pendidikan yang dilakukan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim di dalam program Merdeka Belajar Jilid I.

Dilansir dari laman Kemdikbud, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menegaskan AN tak akan membebani siswa, kepala sekolah dan guru.

“Sudah disampaikan berkali-kali bahwa AN tidak menimbulkan konsekuensi terhadap individu siswa, guru, maupun kepala sekolah. Tidak ada konsekuensi juga ke anggaran untuk sekolah, maupun ke lulusan. Bahkan data tidak akan dipresentasi sebagai individu, melainkan agregasi sekolah,” ucap Nadiem.

Baca juga: Mendikbud Nadiem soal Pengganti UN 2021: Tidak Perlu Bimbel Khusus

Menurutnya, kekhawatiran yang muncul di masyarakat dikarenakan selama bertahun-tahun Ujian Nasional (UN) telah terkondisikan sebagai sesuatu yang menakutkan. Bahkan, ada ancaman bagi yang nilai UN-nya rendah kepala sekolah bisa dimutasi.

“Persepsi ini yang harus dibasmi, AN tidak membebani individu seperti UN,” tegas Nadiem.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum AN dimulai, ada beberapa hal yang perlu diketahui siswa dan orangtua terkait AN. Apa saja itu?

1. Siswa yang mengikuti AN diacak

Jika dulu, semua murid wajib mengikuti Ujian Nasional (UN). Siswa yang bisa mengikuti UN adalah siswa kelas 6 SD sederajat, kelas 9 SMP sederajat, dan 12 SMA sederajat.

Namun di AN, tidak menguji semua siswa. Siswa yang mengikuti AN diacak dan untuk kelas 4 SD, 8 SMP, dan 11 SMA.

Baca juga: Asesmen Nasional Pengganti UN, Ini Link Contoh Soal SD-SMA

Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo mengatakan, peserta didik akan dipilih secara acak dari pusat agar mewakili populasi siswa di sekolah tersebut dan mereka yang terpilih diharapkan mengikuti AN sesuai jadwal yang akan disampaikan secara detil lebih lanjut. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.