Kompas.com - 29/07/2021, 14:37 WIB
IPhO ke-51 digelar secara daring di Vilnius, Lithuania pada 17-25 Juli 2021 dan diikuti 386 siswa dari 80 negara. Lima perwakilan siswa Indonesia seluruhnya meraih medali dalam Olimpiade Fisika Internasional tahun ini. DOK. IPhO/PUSPRESNASIPhO ke-51 digelar secara daring di Vilnius, Lithuania pada 17-25 Juli 2021 dan diikuti 386 siswa dari 80 negara. Lima perwakilan siswa Indonesia seluruhnya meraih medali dalam Olimpiade Fisika Internasional tahun ini.

KOMPAS.com - Meski Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19, siswa Indonesia nyatanya tak henti mengukir prestasi.

Setelah Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil meraih enam medali pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2021, kini giliran Tim Nasional Fisika Indonesia jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) berhasil meraih medali.

Lima siswa Indonesia berhasil merebut tiga medali perak dan dua medali perunggu pada ajang olimpiade fisika internasional International Physics Olympiad (IPhO) ke-51 yang digelar di Vilnius, Lithuania pada 17-25 Juli 2021, secara daring.

PhO 2021 diikuti 80 negara dari seluruh dunia dengan total 386 peserta yang berkompetisi memperebutkan medali. Penutupan IPhO sekaligus penyerahan medali juara dihelat pada Sabtu lalu (24/7/2021).

Baca juga: Dua Siswa Sekolah Pelita Harapan Raih Nilai Ujian IBDP Tertinggi Dunia

Perolehan medali perak berhasil diraih oleh Mario Alvaro dari SMA Negeri 1 Yogyakarta, serta Joseph Oliver dan Edward Humianto dari SMA Kristen 1 BPK Penabur Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, medali perunggu diraih Dean Hartono dari SMAK Penabur Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten, dan M. Anin Nabail Azhiim dari MA Negeri 2 Kota Malang, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi menyampaikan apresiasinya atas perolehan medali oleh kelima pelajar ini.

“Kami ucapkan selamat kepada para duta bangsa yang mengharumkan nama Indonesia dengan prestasinya pada IPhO 2021,” ucap Asep seperti dilansir dari laman Kemendikbud Ristek, Kamis (29/7/2021).

Tim Indonesia kali ini dipimpin oleh akademisi dan pengajar dari Universitas Indonesia, Syamsul Rosid.

Tim juga didampingi oleh pengajar dari Universitas Gadjah Mada, Rinto Anugraha, dan dua pengamat (observer) dari Institut Teknologi Bandung, Bobby Eka Gunara dan dari Universitas Indonesia, Budhy Kurniawan.

Baca juga: Cerita Lulusan SMK Buka Bisnis Kuliner Beromzet Ratusan Juta

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.