Kompas.com - 19/06/2021, 14:00 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Twitter/@11MaretUnivUniversitas Sebelas Maret (UNS) Solo

KOMPAS.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sepakat mengambil opsi pembatasan kampus atau lockdown setelah adanya serangan Covid-19 di kalangan warga kampus.

Jumlah warga kampus yang terpapar Covid-19 cukup tinggi di UNS. Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho dilansir dari laman UNS, menyebut telah menerima data pada Kamis (17/6/2021) tepatnya pukul 18.00 WIB, menerima laporan rincian kasus Covid-19.

Laporan tersebut, menyebutkan bahwa hampir setiap fakultas di UNS telah terpapar Covid-19. Di antaranya 4 kasus di Fakultas Pertanian (FP), 1 kasus di bagian Perencanaan, Perpustakaan, dan Sekolah Vokasi (SV).

Lalu ada 3 kasus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 2 kasus di Fakultas Hukum (FH), 4 kasus di FMIPA, 2 kasus di FT, 2 kasus juga di FKIP, 3 kasus di RS UNS, dan 2 kasus di FK yang menimpa dosen.

Baca juga: Pakar UGM: Kasus Covid Terus Melonjak Usai Lebaran

Tingginya angka kasus Covid-19 di lingkungan UNS membuat seluruh jajaran pimpinan UNS sepakat untuk mengambil langkah pembatasan aktivitas kampus sejak tanggal 18 Juni sampai dengan 25 Juni 2021.

Peraturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran No. 2185/UN 27/ TU/ 2021. Adapun pembatasan aktivitas kampus meliputi pembelajaran yang seluruhnya dilaksanakan secara daring, pembatasan jumlah pegawai kedinasan, dan peminimalan acara rapat secara tatap muka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya meminimalisir aktivitas akademik, untuk sementara waktu UNS juga menutup seluruh fasilitas umum seperti sarana olah raga, tempat ibadah, dan prasarana lainnya baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat di lingkungan UNS. Termasuk, melakukan tracing warga kampus.

Saat ini, sudah ada tiga dosen UNS dan 1 Tendik yang meninggal akibat Covid-19. U S telah menggelar acara Doa Bersama secara daring pada Kamis (17/6/2021) malam.

Baca juga: 5 Cara Usir Tikus di Rumah dari Pakar Tikus IPB

Acara tersebut diikuti oleh seluruh sivitas akademika UNS, baik dosen, Tenaga Kependidikan (tendik), mahasiswa, alumni, dan Dharma Wanita.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus sebagai pemandu acara Doa Bersama mengatakan bahwa acara doa bersama bertujuan untuk mengirim doa bagi empat keluarga UNS yang telah berpulang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X