Kompas.com - 13/04/2021, 11:17 WIB
Ilustrasi Kumis Kucing Kompas.comIlustrasi Kumis Kucing
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Bagi kaum perempuan, menjaga kesehatan reproduksi penting dilakukan. Namun faktanya, hal ini masih dianggap tabu dilakukan, apalagi bagi perempuan yang belum menikah.

Untuk mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, tim dosen Program Studi Biologi Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengadakakan kegiatan aksi bina kesehatan reproduksi dengan potensi tanaman obat keluarga.

Baca juga: Pakar IPB: 5 Tips Jaga Keseimbangan Air di Tubuh Saat Puasa Ramadan

Ketua PKM Prodi Biologi Fajar Islam Sitanggang mengatakan, salah satu konsentrasi Prodi Biologi adalah kajian terhadap kesehatan reproduksi masyarakat.

Hal ini dilakukan karena isu reproduksi masih sangat awam untuk dibahas oleh masyarakat. Padahal isu tersebut sangat penting bagi kalangan muda, remaja, dan dewasa.

"Banyak perempuan tidak sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Terutama bagi ibu yang sudah hamil dan merencanakan kehamilan. Untuk itu program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan," kata Fajar seperti dikutip dari laman itera.ac.id, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Apa itu Bencana Hidrometeorologi dan Jenisnya? Ini Kata Dosen Itera

Manfaatkan tanaman obat keluarga

Dosen Prodi Biologi Hendry Wijayanti mengungkapkan, ada beberapa tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat keluarga untuk kesehatan reproduksi, yaitu:

1. Kunyit

2. Jahe

3. Sirih

4. Kumis kucing

Baca juga: Strategi Lolos Perguruan Tinggi Negeri ala Anies Baswedan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X