Kompas.com - 13/04/2021, 08:05 WIB
Calon penumpang pesawat menjalani pemeriksaan embusan nafas dengan alat GeNose C19 di Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. PT Angkasa Pura I (Persero) memberlakukan dokumen negatif Covid-19 menggunakan GeNose mulai Kamis (1/4/2021). KOMPAS.COM/DANI JULIUSCalon penumpang pesawat menjalani pemeriksaan embusan nafas dengan alat GeNose C19 di Bandar Udara Yogyakarta International Airport di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. PT Angkasa Pura I (Persero) memberlakukan dokumen negatif Covid-19 menggunakan GeNose mulai Kamis (1/4/2021).
|

KOMPAS.com - Umat muslim di seluruh dunia mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan 2021 pada Selasa (13/4/2021) hari ini.

Meski dalam masa pandemi Covid-19, tetapi puasa Ramadhan harus tetap berjalan. Segala aktivitas harus berjalan, tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

Jika ingin melakukan perjalanan dengan tranportasi umum, atau ingin screening Covid-19 tentu harus memerhatikan beberapa hal.

Terlebih yang ingin screening dengan GeNose C19. Sudah banyak fasilitas publik yang menggunakan GeNose sebagai alat screening.

Baca juga: Pusat UTBK UGM: Ini Persiapan dan Lokasi Layanan Tes GeNose C19

Tapi, ada persyaratan yang harus dipatuhi sebelum melakukan tes Covid-19 dengan alat ini, termasuk saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 2021.

Melansir laman Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (12/4/2021), peneliti GeNose C19, dr. Dian Kesumapramudya, Sp.A., M.Sc., Ph.D., memberikan penjelasan.

Hal yang perlu diperhatikan

Menurutnya, GeNose masih dapat digunakan untuk screening Covid-19 saat puasa Ramadhan. Namun ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan agar pembacaan hasil GeNose bisa akurat.

1. Diupayakan pemeriksaan GeNose saat pagi hari

Pemeriksaan GeNose dianjurkan saat pagi hari maksimal 6 jam setelah sahur. Sebab, jika tes dilakukan lebih dari 6 jam usai sahur dikhawatirkan ada peningkatan asam lambung. Kondisi itu dapat memengaruhi hasil pembacaan GeNose.

"Terkait peningkatan asam lambung ini sebenarnya bisa diakali dengan berkumur, tetapi tetap lebih baik jangan lebih dari 6 jam sesudah sahur pemeriksaan GeNose-nya," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X