Kompas.com - 24/03/2021, 06:33 WIB
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Psikolog UGM, Idei Khurnia Swasti menjelaskan, ghosting merupakan perilaku menghindar saat menjalin pacaran atau dalam tahap mencari gebetan.

Perilaku ghosting banyak terjadi pada masa pendekatan, pacaran, hingga menjelang perkawinan.

Baca juga: Epidemiolog UGM: Jangan Mudik Lebaran Dulu

Idei mengatakan ghosting memang jarang dibahas dalam perkawinan. Sebab, komitmen perkawinan telah lebih mengikat secara hukum dan juga personal.

"Perilaku ghosting ini ditandai dengan sikap pelaku yang mulai menarik diri dari komunikasi," ungkap dia melansir laman UGM, Rabu (24/3/2021).

Dia mengaku, orang yang suka ghosting sulit ditemui. Selain itu, tidak membalas pesan, chat, atau telepon.

Lalu, memiliki banyak alasan untuk menghindar jika diajak membicarakan hal yang serius.

Lantas mengapa seseorang lebih memilih menghilang begitu saja dari kehidupan orang lain, dibanding merencanakan percakapan untuk mengakhiri suatu hubungan?

Sebab, bilang dia, hal itu harus dilakukan banyak penelitian secara khusus pada fenomena ghosting.

Dari hasil penelitian sebelumnya telah melihat berbagai jenis kepribadian keterikatan dan pilihan strategi perpisahan.

"Bisa saja orang dengan tipe kepribadian menghindar, mereka yang ragu untuk membentuk hubungan atau sepenuhnya menghindari keterikatan dengan orang lain," jelas dia.

Baca juga: Jabatan Presiden 3 Periode, Pakar UGM: Kekuasaan Jadi Lebih Absolut

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.