Kompas.com - 29/01/2021, 20:03 WIB
Ilustrasi jilbab. THINKSTOCKIlustrasi jilbab.
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 2 Padang, Rusmadi menyatakan, aturan penggunaan wajib jilbab untuk siswi di sekolah negeri Padang sudah berlangsung dari 2005.

Namun, kata dia, kenapa permasalahan ini baru dibahas saat dirinya menjadi Kepsek SMKN 2 Padang.

Baca juga: Ancaman Sanksi Mendikbud, Kepsek SMKN 2 Padang: Saya Tertekan

Asal tahu saja, aturan penggunaan jilbab di SMKN 2 Padang merujuk pada instruksi Walikota Padang No. 451.442/BINSOS-iii/2005.

Salah satu poin dari instruksi itu adalah mewajibkan jilbab bagi siswi yang menempuh pendidikan di sekolah negeri Padang.

"Sebenarnya masalah ini telah lama. Tapi kasusnya saat saya menjadi Kepsek diangkat. Ini kan saya dijebak ini," ungkap dia dalam webinar bertopik "Intoleransi Dunia Pendidikan: Salah Guru?", Jumat (29/1/2021).

Apalagi, kata dia, lingkungan SMKN 2 Padang sangat toleransi, karena banyak yang datang dari non-muslim.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kawan-kawan kita ada dari Cina yang non-muslim, ada dari Nias yang non-muslim. Ada Katolik dan Kristen Protestan," jelas dia.

Dia mengaku, letak permasalahan kasus yang dialami sekolahnya, yakni siswi menyimpulkan wajib untuk menggunakan jilbab.

"Padahal kalau orangtua siswi non-muslim bicara langsung kepada saya, tidak seperti ini. Karena kami punya midset, non-muslim tidak wajib menggunakan jilbab, itu sudah diwanti-wanti dari awal," jelas dia.

Baca juga: P2G: Kasus Seperti SMKN 2 Padang Terjadi di Banyak Sekolah

Apabila mewajibkan siswi non-muslim menggunakan jilbab, lanjut dia, itu sudah masuk dalam pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X