Pakar Unpad: Kasus Anak Gugat Orangtua Langgar Norma

Kompas.com - 25/01/2021, 13:13 WIB
Ilustrasi ibu dan anak shutterstockIlustrasi ibu dan anak
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Kasus anak menggugat orangtua tidak hanya terjadi akhir-akhir ini.

Fenomena anak gugat orangtua ternyata kerap terjadi di Indonesia, baik yang masuk ke pengadilan ataupun yang tidak masuk ranah pengadilan.

Baca juga: Pakar Unpad: Perlindungan Data Pengguna Harus Dijaga WhatsApp

Terkait fenomena itu, Dosen Fakultas Hukum Unpad, Sonny Dewi Judiasih angkat bicara.

Menurut dia, secara norma anak tidak diperbolehkan mengajukan gugatan ke orangtua.

Tindakan ini, kata dia, tidak sejalan dengan norma yang ditetapkan dalam Undang-undang Perkawinan.

"Ini sesuatu yang ironis," tutur dia melansir laman Unpad, Senin (25/1/2021).

Sonny menjelaskan, UU Perkawinan mewajibkan seorang anak untuk menghormati orangtua serta wajib memelihara jika anak sudah dewasa, berdasarkan Pasal 46 Ayat 1 dan 2.

Karena itu, fenomena kasus anak gugat orangtua merupakan contoh dari ketidaksesuaian norma dari UU Perkawinan.

Jika dilihat, bilang dia, hampir sebagian besar kasus anak gugat orangtua didasarkan atas motif ekonomi, salah satunya terkait pembagian harta waris.

Maka dari itu, Sonny mengingatkan bahwa tidak seharusnya masalah pembagian harta dipermasalahkan saat orangtua masih hidup.

Baca juga: Mendikbud: Ini Pentingnya Anak Baca Buku sejak Dini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X