Mahasiswa, Intip 5 Cara Tingkatkan IPK Saat di Masa PJJ

Kompas.com - 15/11/2020, 17:49 WIB
Ilustrasi belajar daring (online) dari rumah. PexelsIlustrasi belajar daring (online) dari rumah.

KOMPAS.com - Pemerintah tengah memutus penyebaran virus Covid-19, karenanya banyak sekolah maupun perguruan tinggi masih menjalankan proses pembelajaran jarak jauh ( PJJ) atau online.

Baca juga: Mendikbud: Ada Siswa dan Guru Belum Terima Kuota Internet Gratis

Meski belajar di rumah kala pandemi Covid-19, mahasiswa maupun mahasiswi bisa meningkatkan nilai prestasi atau Indeks Prestasi Kumulatif ( IPK). Memang IPK bukanlah segalanya, tapi tidak ada salahnya bila insan perguruan tinggi mempunyai kemauan untuk memiliki IPK yang tinggi di saat kondisi seperti ini.

Melansir laman instagram resmi Ditjen Dikti, Minggu (15/11/2020), menyebutkan bahwa ada lima cara yang bisa dilakukan mahasiswa atau mahasiswi untuk memperoleh nilai IPK tinggi ketika mekanisme pembelajarannya dilakukan di rumah.

Adapun caranya bisa kalian simak seperti di bawah ini:

1. Siapkan perangkat, aplikasi, dan jaringan

Hal yang pertama bisa dilakukan, tentunya mendukung proses belajar di rumah, seperti laptop, telepon genggam (handphone), dan aplikasi pendukung belajar, seperti Zoom Meeting, Google Meet, Google Teams, dan lain-lain.

Pastikan insan perguruan tinggi memenuhi ini yah, agar kalian memperoleh nilai IPK yang baik.

2. Aktif di kelas

Meski dilakukan secara daring atau online, mahasiswa dan mahasiswi tetap harus fokus pada setiap materi yang diberikan dosen. Peserta didik juga harus aktif dalam menyiapkan argumennya setiap proses pembelajaran.

Dengan fokus dan aktif di kelas, maka peserta didik bisa mudah memahami materi dan biasanya menjadi perhatian dosen.

3. Rajin membaca buku dan jurnal

Dengan sering membaca buku dan jurnal, peserta didik kampus maka akan memiliki banyak ilmu pengetahuan. Lalu, bisa menjadi banyak landasan dalam menulis maupun berargumentasi.

4. Jangan menunda tugas

Ketika peserta didik perguruan tinggi menunda pekerjaan, artinya tidak bisa menggunakan waktu secara maksimal. Pastinya, hasil yang dikerjakan juga tidak akan maksimal. Itu karena konsentrasi kalian terbagi dengan tugas-tugas lain yang berdatangan dari dosen yang lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X